Berada di Tokyo untuk beberapa hari tanpa menyilau ke Mesjid terbesar dan tertua di Jepang sangatrugi rasanya.Ibadah sekaligus menikmati keindahan Mesjid terbesar ini yaitu : Cami Tokyo.Saat berada di Shibuya menjelang sore kami melipir ke Mesjid indah dan tertua di Jepang ini.Islam Negara Sakura ini ini merupakan agama minoritas yang awalnyath 1988 mesjid hanya bisa dihitung jari saja cuma 3 kini berkembang sejak th 2024 terhitung sudah ada 133 mesjid di Jepang.Masya Allah. Tokyo Cami berada di Yoyogi Uehara 1-19 Ōyamachō, Shibuya, Tokyo 151-0065, Japan..
Tokyo Cami didirikan pada 12 Mei 1938 oleh seorang Imigran Bashkir dan Tatar asal Rusia yang Saat itu sebagai Pusat Komunitas Muslim bersamaan didirikan sekolah di kawasan Shibuya.Tetapi tahun 1986 terjadi kerusakan parah yang akhirnyaa mesjid di bangun kembali dengan menggunakan arsitektur Ottoman nan megah serasa kita berada di Turki.Mesjid ini dibangun oleh arsitek Muharrem Hilmi Senalp yang kemudian diresmikan pada tgl 30 Juni 2000.Begitu indah dan megahnya dengan pengrajin Turki sebanyak 70 orang dengan import marmernya lansung dari Turki.
Kami datang saat azan Ashar berkumandang.Kita menaiki tangga karena Mesjidnya berada di lantai 2 kawasan Mesjid ini.Kita menuju Toilet tempat wudhu dan juga Toilet melewati Bangunan berdinding Kayu coklat sambil turun tangga ada Toilet Laki laki dan Wanita sangat rapi dan tertata.

Terlihat ruangan Mesjid terlihat cukup ramai bukan saja dari muslim yang memang mau sholat ashar.Tetapi banyak non muslim yang menikmati wisata religi dan fasilitas Tour dalam Mesjid.Tetapi wisatawan Non Muslim diharuskan menggunakan kerudung yang sudah disediakan .
Interior Tokyo Camii dibangun dengan gaya arsitektur Ottoman Turki yang pasti sangat kental nuansa Islami.Terlihat dinding dan langit langit Mesjid bertuliskan Kaligrafi nan indah .Tulisan ayat ayat Al Quran nama Allah ,Rasullulah dan juga nama nama keluarga & Sahabat Nabi & Khalifah .Surat Yasin (1-4),Surat Al Ikhlas (1-4) Asmaul Husna .Masya Allah
Sehabis sholat Ashar Khatib memberikan Khotbah dalam Bahasa Jepang dan Inggris.Sehingga wisatawan masih bisa lansung mengerti isi Khotbah Khatibnya.Sebenarnya Untuk Kaum Wanita sholat berada di lantai 3(Balkon) Mesjid .Tapi saya tidak naik ke lantai atas.Tetapi sholat di belakang dengan kursi berada di sekitar para wistawan yang menikmati keindahan Inerior Mesjidnya yang dipenuhi Kaligrafi dan lukisan indah Khas Turki.Para wisatawan juga diberikan tata cara pemakaian kerudung dan pasti tersedia banyak sekali kerudung untuk digunakan wisatawan untuk berpakaian sopan masuk ke rumah Ibadah kaum Muslim.

Mesjid Tokyo Camii tidak saja berfungsi sebagai tempat ibadah Umat Muslim tetapi menjadi Pusat kegiatan dan Budaya Sosial yang terbuka untuk Umum.Berada di Lantai 1 Menjadi tujuan wisata religi dan edukasi bagi wisatawan Muslim yang berkunjung ke Jepang. Berisi foto foto tentang sejarah perkembangan Camii Tokyo.
Sambil melihat beragam informasi kita juga disuguhi Kopi Khas Turki yang dimasak dengan "Pasir" dikenal juga dengan "Sand Coffee" sayang karena antriannya panjang saya tidak jadi ikut antri mencicipi Kopi Khas Turki ini..Kita juga disediakan tempat duduk style turki dengan free Hot tea sambil melepas lelah setelah belajar tentang Islam dan perkembangannya di Jepang.
Ruangan Tokyo Camii terdiri dari beberapa lantai al:
B1F: Ruang Konfrensi Hall
1F: Halal Market
1F : Pusat Kebudayaan islam
2F: Mesjid/Camii (Tempat Ibadah)
3F: Tokyo Camii Institut.
Ternyata di Lantai 1F terdapat Mini Market dengan makanan Halal .Sayang saya tidak sempat masuk saat sholat masih ditutup.Baru buka setelah kegiatan sholat selesai.Sebelum pulang saya mengambil lembaran Khutbah Jumat saat 27 Maret26 tentang Surat Yasiin menjadi Jantungnya dari Al Quran.Khotbah dalam bahasa Inggris.Sambil menunggu datangnya Taxi saya masih bisa melihat sejarah berdirinya Toky Camii dengan 4 bahasa di dinding luar Mesjid dengan Bahasa Arab,Bahasa Turki dan Bahasa Inggris dan pastinya bahasa Japan. Masya Allah.


to be continued