Kabut tebal menemani kami jalan dari Batang menuju Pintu Toll masuk Kandeman untuk Jalan Toll Semarang-Batang-Pemalang.Hujan masih membaasahi jalanan toll sampai kami harus mampir toilet stop di sebuah Rest Area yang selalu menjadi "Favorit" bila pulang dari Jawa Tengah. Kami mampir di Rest Area Banjaratma yang berlokasi di rest Ruas Toll Pemalang-Pejagan ke arah Jakarta.Persisnya berada di KM 260B Banjaratma Kab Brebes,Jawa Tengah.Kami sampai hampir jam17.00 sore untuk Toilet Stop dan sekalian Faras -Anisa mencari Kopi Dingin dan Kopi Panas buat mamanya.
REST AREA HERITAGE 260B BANJARATMA
Kami mampir di Rest Area Banjaratma yang berlokasi di rest Ruas Toll Pemalang-Pejagan ke arah Jakarta.Persisnya berada di KM 260B Banjaratma Kab Brebes,Jawa Tengah.Kami sampai hampir jamm17.00 sore untuk Toilet Stop dan sekalian Faras -Anisa mencari Kopi Dingin dan Kopi Panas buat mamanya.Rest Area Heritage inu sangat uni di sepanjang Toll Trans Jawa menjadi daya tarik tersendiri bagi pengendara yang melintas di Ruas Toll Pemalang-Pejagan arah Jakarta.Rest Area Heritage ini Peraih Rekor MURI yang mempunyai Fasilitas Hotel Pertama di Toll Trans Jawa yang terkesan unik,Ikonik dan Heritage karena mempunyai sejarah panjang sebagai Cagar ABudaya Pabrik Gula Bnjaratma .Peninggalan Belanda ini mempunyai ciri khas Bangunaan besar dengan tulisan hitam " REST AREA HERITAGE KM 260B-BANJARATMA".Terlihat foto foto pembangunan Rest Area ini menjadi lebih modern dengan beberapa bangunan baru tanpa menghilangkan kesan kuno yang ditampilkan.
SEJARAH REST AREA HERITAGE KM 260B BANJARATMA
Awalnya sejarah rest area ini merupakan Pabrik Gula Banjaratma yang dibangun th 1908 oleh NV Cultur Maatschappij dimana merupaakan sebuah Perusahaan Perkebunn yang berpusat di Amsterdam Belanda.Pabrik dengan lahan 10,5 Ha menghasilkan gula termurah di Era Kolonial Verslag.Pada th 1977 terpaksa gulung tikar karena tingginya biaya Operasional.Setelah Pabrik tutup pemerintah menetapkan Bangunannnya sebagai Cagar Budaya dengan mempertahankan Kesan Retro dengan memanfaatkan beragam sisa besi bekas alat Proses Gula.Tegel Kuno dengan material dindingnya di dominasi Bata merah yang tanpa plester.Akhirnyaa Bekas Pabrik Gula ini direvitalisasi sesuai fungsinya menjadi Rest Area .Terlihat dinding ada Sejarah Pabrik Gula Banjaratma dari awal berdiri Pabrik Gula di Kab Brebes yang kemudian menjadi Rest Area Heritage KM 260B.
Terlihat didinding ada Sejarah Pabrik Gula Banjaratma dari awal berdiri Pabrik Gula di Kab Brebes yang kemudian menjadi Rest Area Heritage Km 260B.Masih banyak benkas bekas material Bata lama masih dipertahankan dengan beragam tambahan tulisan unik seperti : "Pak Slamet jualan nampan sampai ke Itali..Selamat Jalan kawan sampai bertemu lagi"...
Memasuki Bangunan besar serasa kita seperti masih berada di Pabrik Gula dengan dindingnya terbuat dari bata yang terkelupas,Mesin mesin penggiling Tebu Kuno dan Lokomotif tua yang menjadi saksi bisu kejayaan Industri Gula di Masa Kolonial Belanda.
Rest Area Heritage ini bukan saja Rest Area biasa tetapi dipenuhi beragam fasilitas yang sangat banyak terdapat antara lain:
-Area Parkir yang luas
-Mesjid-Mushola
-SPBU untuk mengisi BBM
-Toilet yang bersih dan nyaman
-Kios Makanan-Minuman beraga kuliner Brebes dan Semarang
-Toko Souvenir membeli oleh oleh Ragan barang unik
-Mini Market -ATM
-Spot spot area vintage untuk foto instagramable
-Galeri Foto,Lorong lorong dengan bangunan bata dengan beragam ornamen antik.Terlihat arah panah yang lengkap untuk penunjuk arah seperti: Lobby Timur,Centrum Million Bali,ATM Galery,Mesjid As Safar,Hotel SwissBelexpress,Sentral Batik.Bahkan tersedia Toilet Premium 1 di Lobby Barat.Rest Area ini buka selama 24 jam-7 Hari dalam seminggu.Begitu banyak spot spot Foto vintage yang punya sejarah Panjang maka dijadikan moment Jadoel untuk spot foto beragam acara.


Sambil menunggu yang lain ke Toilet saya kembali keliling untuk menikmati suasana Jadoel dan Heritage Ex pabrik gula ini.Terlihat Pondasi Tungku uap atau Burner pada Pabrik Gula yang berfungsi untuk menghasilkan nyala api yang diperlukan untuk pembakaran.Nyala api inidihasilkan dengan mencampurkan Gas Bahan Bakar seperti Gas alam, asetilena,Propana dengan oksidator sperti Oksigenatau udara sekitar.Terlihat bekas Timbangan Tebu yang berfungsi untuk menentukan Berat Tbu.Penimbangan tebu akan digunakan sebagai acuan untuk perhitungan ongkos angkutupah tebang,perhitungan pengolahan sampai dengan bagi hasil gula milik petani.
Setelah dari Toilet,order Kopi dan keliling untuk Hunting Foto kami melanjutkan perjalanan sampai ke Rest Area 62 Waktu sudah jam 20 an Malam.Perut mulai lapar kita memutuskan makan panas panas di Resti Ibu Haji Ciganea.Menu Burung Dara tahu,tempe ,Lapan serta Sambal Dadak yang mantab pedasnya membuat kuliner terakhir kita menjadi Nampol habis..
Perut mulai lapar kita memutuskan makan panas panas di Resti Ibu Haji Ciganea.Menu Burung Dara tahu,tempe ,Lapan serta Sambal Dadak yang mantab pedasnya membuat kuliner terakhir kita menjadi Nampol habis..
Berakhir sudah Touring kami saat Wedding Aniversary ke 34 ditemani Faras dan Anisa.Walau kita hanya b4 saja tetapi keseruan selama perjalanan tetap bikin memori nan indah .
Edisi demi edisi baik Kuliner,Hotel,Vila,Destinasi dan keseruan lainnya dengan 12 edisi hadir saat perjalanan indah kami di Awal th 2026.Lain waktu kita hadir edisi edisi Travelling lainnya dengan keluarga,Family,Sahabat dan Komunitas lainnya.Aamiin.
Finish