Berada di Semarang hari ini untuk terakhir karena kita harus Check Out setelah Breakfast.Beberes dan kami memutuskan jam 10.00 kita CO untuk menuju destinasi berikutnya.
MUSEUM FORT WILLEM 1 AMBARAWA
Perjalanan kami dari Semarang menuju Ambarawa di pagi yang masih nyaman dan tidak begitu ramai jalanannnya,Jarak Semarang ke Ambarawa berjarak 50 km melewati Toll Semarang -Solo/Jl Toll Ungaran-Bawen-Ambarawa.Lokasi Benteng Fort Willem I Ambarawa Jawa Tengah yang juga dikenal dengan Benteng Pendem.Lokasinya berada persis di Bugisari ,Lodoyong ,Kec Ambarawa, Semarang Jawa Tengah .Benteng Fort Willem ini tidak begitu jauh dari Museum Kereta Api tetapi kami lebih memilih Destinasi ini karena baru saja di revitalisasi dan diresmikan medio No 2025.Wah benar benar gress nich.
Saat mau parkir terlihat mobil mobil sudh banyak yang masuk ke destinasi ini.Benteng Willem ini pertama di bangun th 1834-1853 sebagai bangunan peninggalan Hindia Belanda.Bangunan ini menjadi Pusat Logistik serta pertahanan di Jalur strategis wilayah Semarang.Benteng ini aslinya memiliki arsitektur bergaya Eropa Klasik dengan dilengkapi Barak dan Parit Parit untuk pertahanan.
Saat kami masuk dn membeli Tiket bila Hari biasa(Senin-Jumat) jam masuk :08.00-20.00 WIB Ticket Rp 10 K Hari Libur: Sabtu Minggu Jam masuk Jam 06.00-20.00 Tiket Rp 15 K.Setelah revitalisasi Benteng ini menjadi wisata edukasi dan budaya sebagai Situs peninggalan Kolonial Hindia Belanda.Pernah menjadi saksi bisu masa masa pahit Bngs Indonesia sebelum Kemerdekaaan.
Hasil revitalisasi yang makin megah kini benteng menjadi Pusat Kuliner,UMKM hingga banyak spot spot instagramable dihadirkan di Benteng Willem .Benteng dibangun di Abad ke-19 tidak seperti bangunan benteng umunya.Dimana benteng didominasi tembok perlindungan,Tembok lubang untuk meriam,Parit,Selokan .Tetapi benteng Willem ini banyak sekali Jendela jendela ,Balkon terbuka serasa mirip dengan Bangunan Lawang Sewu di Semarang.Sepertinya Zaman VOC membuat benteng ini untuk Barak/Loistik dan ada hubungan bilateral dengan Kerajaan Mataram pada masanya.
Saat revitalisasi kemudian dihadirkan mobil mobil kuno yang berada di dalam Benteng.membuat suasana kolonial semakin kental apalagi mobil mobil yang dipajang sebahagian mobil pada masa Penjajahan Belanda.Mobil klasik ini ternyata ada 26 mobil klasik semakin terasa sensasi zaman kolonial bila merasakan naik Mobil klasik untuk wisata jalan di area Benteng.