Halaman

Rabu, 08 Januari 2025

ANEKA CULINAIRE YANG MENGGODA SELAMA TRAVELLING CIREBON- DIENG-SEMARANG-JOGYA-GN KIDUL-MAGELANG EDISI 7

 

Bila kita melakukan travelling ke destinasi wisata pasti kita akan mencari culinaire yang terkenal di Kota yang kita datangi.
Nach saat Traveling Ikasmantri85 ke Dieng-Jogya kami melewati Kota kota yang kita singgahi untuk Sarapan-Makan siang ataupun makan malam serta ngopi cantik. Perjalanan kami melewati Kota Cirebon-Wonosobo-Dieng-Semarang-Jogya-Gn Kidul-Magelang dan kembali ke Kota Jogyakarta.
Inilah kuliner yang sempat kita datangi untuk sarapan-Makan siang atau Makan malam serta ngopi di sini. al:
1. EMPAL GENTONG H AFUD CIREBON
2.WAROENG DJOGLO WONOSOBO
3.MIE ONGKLOK DIENG
4.DAPOER NDESO ANNE AVANTIE SEMARANG
5.GRIYA MATARAM-KOPI LUWAK MATARAM
6.GUDEG MBOK LINDUN MALIOBORO
7.SATE PAK PONG YOGYA
8.OM MAN COFFE  & MILKSHAKE TUGU

1. EMPAL GENTONG H AFUD CIREBON
Panitia sepakat untuk sarapan hari I kita mampir ke Cirebon dengan target Kuliner Empal Gentong H Afud Cirebon.Jadwal waktunya kita sampai sekitar jam 8.an pagi.Ternyata Empal Gentong ini buka jam 9.00 pagi tapi Nte Ibeth(OmAfid tentunya) yang selalu punya Pakem teori=aplikasi dalam bisang Silaturahmi dan kebersamaan  Beliau pernah jadi penguasa Kota Cirebon sehingga mudah koordinasi dengan team Cirebon untuk atur sarapan kita disini.Alhamdulillah jam 8 an pagi kita datang mereka sudah buka dan siap menerima saat kami sarapan.
Berada di Jl Raya Kedawung No 24 Battembat kami sampai sudah ditunggu Team BRI Cirebon anggota Nte Ibeth-OmAfid  dan sudah  booking di Ruang VIP.Kami tinggal tunggu makanan yang sudah kita order sehingga saat datang tidak butuh order satu per satu lagi kecuali tambahan sate dll. 
Empal Gentong ini memang sudah legenda sudah ada sejak th 1995.Rasa yang otentik dan tidak berubah membuat sajian kuliner khas Cirebon selalu dicari pelanggan.
Ada Empal gentong dengan kuah santan atau Empal asem dengan kuah bening.Isinya bukan saja daging tetapi juga ada babat,usus,kikil.Cara masaknya yang tidak berubah menggunakan gentong dan pakai Kayu bakar .Inilah rahasianya membuat rasa daging dan jeroannya menjadi empuk dan sedap dengan beragam bumbu rempah tentunya..
Cukup 1 jam saja kita sarapan dengan sedikit ramah tamah dengan team BRI Cirebon  yang arrange kita di resto ini.Alhamdulillah Barakallah.
2. WAROENG DJOGLO WONOSOBO "The Art of Culinary "
Perjalanan menuju Dieng ternyata telat dan planning kita makan di resto pertama menjadi diganti ke Waroeng Djoglo Wonosobo.
Berada di Kapencar ,kec Kertek Wonosobo.
Awalnya ini bukan resto pertama yang ada di Itinerary kita tetapi menjdi berkah karena resto ini mempunyai View yang sangat mempesona view Gn Sindoro  dan di depan Gn Sumbing juga terhampar indahnya.Resto dengan arsitektur joglo antik ,cozy dan sangat lega.
Kita makan siang disini sudah benar benar telat jam 16.00 sore kita baru sampai di Wonosobo.Kita order di sini masakan yang paling cepat datang.Menu Paket Nasi ayam geprek menjadi pilihan kami,Teh Poci panas dan gorengan Bakwan,tempe mendoan.
Entah karena kami lapar berat makan kami sangat lahap .Bisa juga suasana yang nyaman dan rasanya enak menjadi satu saat kami benar benar lapar.Kombinasi Nasi Ayam geprek,Teh Poci panas beserta bakwan Jagung dan tempe mendoan memang enak membuat resto ini sangat pas dengan slogan mereka "The Art of Culinary".

Setelah kita makan banyak waktu untuk foto foto di ruang terbuka resto ini nan cantik dengan view Gunung yang sore itu terlalu cepat diliputi kabut.
Pilihan makan telat siang menuju sore di Waroeng Djoglo pilihan terbaik juara di view dan juga makanannya pasti.Lain waktu kita bila main ke Dieng Insya Allah mampir lagi ke sini.
3. MIE ONGKLOK DIENG
Saat kami menginap di Dieng kuliner Dieng yang kami cari pastinya "Mie Ongklok ".Terasa aneh bagi kami namanya "Mie Ongklok".Kami datangi sebuah warung makan di malam saat kita explore Dieng 0 KM.
Setelah di order sama team Tripsafu dan dihidangkan dengan sate ayam di atas mie ongklok.Setelah diaduk terasa kental kuahnya dengan rasa gurih,segar .Ternyata kuah kental yang istimewa ini terbuat dari Tepung Kanji .Mie kuah yang beda dengan mie kuah dimana pun dengan kentalnya kuah membuat terasa berbeda Mie Ongklok Dieng.
Walaupun saya bukan penggemar Mie tetapi rasa yang unik membuat mangkuk di depan habis juga separonya.
Nach bila ke Dieng jangan lupa mencoba Mie Ongklok saat malam hari suasana dingin cocok dengan panasnya Mie Ongklok...
4. DAPOER NDESO "D KAMBOJA HERITAGE"  
Saat kita perjalanan dari Dieng ke Jogya kita memang niat mampir ke Semarang .Selain untuk Makan malam juga untuk drop Om Arios-Nte Vivi yang pamit hanya sampai Semarang karena ada Acara Kenduri keluarga .
Perjalanan menuju Semarang hujan membuat waktu kami juga tertunda sampai di Kota ini.Kami memasuki parkiran D Kamboja hampir jam 19.30an.
D KAMBOJA HERITAGE berada di Jl Dipenegoro No 45 Lempong Sari Kec Gajah Mungkur.Lokasi strategis di tengah Kota Semarang membuat tidak terlalu susah untuk sampai ke sini.Di saat parkir dan hujan gerimis mulai membasahi bumi Semarang.Tanpa janjian kami bertemu dengan Bunda Anne Avante yang bersiap mau pulang dari restonya.Bukan saja salaman dengan kita tetapi beliau kembali ke restonya ikut menjamu kami dan juga ikut memberikan lauk pilihan kami di belakang beragam menu lauk pauk yang terhidang di resto D Kamboja.
Bukan saja itu beliau juga memberikan kipas cantik kepada bunda"(Amai Ikasmantri85) tanda kasihnya beliau ke para tamu.Masya Allah begitu santunnya seorang Änne Avanti"bukan saja designer bahkan sekarang owner resto terkenal ini di Semarang.Sahabat juga sempat diladeni oleh Oma Ibundanya beliau..Masya Allah.
Kami terpesona dengan desain interior menjelang Natal dan Tahun Baru dimana konsep D Kamboja begitu meriah indah dan semarak.Menu Ndeso yang tumpah ruah dipenyajian resto ini sangat beragam.Aneka nasi/sego ,Aneka sambal,aneka ramesan,lauk lauk bakar  ,Aneka lauk,Aneka bubur,Aneka es,jamu,rujak ,Buah buahan,Jajanan pasar.Masya Allah begitu banyaknya menu resto ini.
Restonya juga mempunyai Toko Cendera mata dan oleh oleh khas Semarang.Jadi tidak saja bisa makan tetapi bisa beli cemilan oleh oleh bahkan baju juga tersedia di resto ini.Semakin berkah lagi kami disini ternyata bukan saja di Jamu oleh Bunda Anne dan Omanya.Tetapi kami ditraktir special Dinner dari Om Indra-Nte Ira..Jazakillahu Khairan semoga makin banyak rezeki nya Om Kormil..Barakallah.
5. GRIYA MATARAM-KOPI LUWAK
Perjalanan dari Gn Kidul sore itu harusnya kita Makan siang di Griya Dahar Mbok Sum  Ayam Goreng di Gn Kidul tetapi tetiba di  perjalanan kita putar haluan untuk mencoba makanan khas Jogya "Mie Godok " .Pilihan resto kami ambil Griya Mataram-Kopi Luwak yang berada di  Jl Pelemwulung No 15 Plumbon,Banguntapan,Kec Banguntapan Kab Bantul Jogya.
Kami sampai di resto ini pas magrib jam 18.10 dengan perut yang sangat lapar dengan konsekkwensi merubaha kuliner ditengah perjalanan.Tetapi ada yang bikin kagum dengan para sahabat ini menjelang 60 th mereka begitu "semua manies manies..manut elok elok hati,sabar sabar walau sudah kelaparan hanok hanok se,,hebat teruji sudah para pensiun ini dengan sabar tingkat tinggi..koment  nte Ira...xixixi
Panitia menjadi ringan dalam mengatur jadwal walau berubah dengan kondisi alam,hujan ,dll para sahabat berlapang dada menerima nya.Alhamdulillah..hebatnya mereka..
Resto ini juga resto tanpa planning tetiba kita ganti jadwal dan tempat.Akhirnya kami sampai di resto antik dengan penuh ukiran jati jepara asli dan hampir semua interior dan perabotannya klasik dan antik.
   
Kami memesan banyak  mie jawagodog,nasi goreng,goreng pisang dan Kopi Luwak Mataram yang menjadi andalan resto ini.
KOPI LUWAK MATARAM
Saat habis makan mau ke toilet saya sempat melipir dan mampir di sebelah ruang tempat proses Kopi Luwak dikeringkan.Tanpa diduga ternyata disini terdapat penghasil Kopi Luwak Mataram menjadi salah satu  kopi luwak terkenal dari Kota Gede Jogya.Sebagai penikmat kopi sejati saya seperti menemukan ilmu tambahan berada di sini.Sempat ngobrol dengan karyawannya proses produksi Kopi  Luwak yang alami ada proses fermentasi,proses kupasan,sortir,pencucian,pengeringan hingga penyangraian biji kopi.
Kopi Luwak barangkali ada yang belum paham kenapa kopi ini paling mahal dan sangat premium.Kopi ini berasal dari biji kopi yang dimakan Luwak(musang) kemudian keluar menjadi kotoran(feses) dan merupakan biji kopi pilihan yang matang dan paling enak.Kombinasi dan keunikan proses pilihan biji kopi Luwak membuat harga kopi luwak sangat mahal dan premium pastinya.Alhamdulillah bisa menikmati secangkir Kopi luwak ditengah dinginnya udara Kota Gede...Barakallah.
Ternyata malam ini mereka punya live music membuat dinner kami menjadi meriah dan heboh.
 

                                                          
Semakin meriah lagi nyanyi kita dengan beragam kehebohan khas Ikasmantri85.Berkah kembali di saat dinner di Griya Mataram kami kembali ditraktir oleh sahabat kami Opung Nuh-Nte Rika ..Barakallah bertambah rezeki dan sukses usahanya Opung..
6.GUDEG MBOK LINDU MALIOBORO
Disaat kami jalan pagi menyusuri Malioboro para Amai-Tek Bidah menyusuri gang gang menuju Malioboro .Salah satu kuliner khas Jogya yaitu Gudeg.
Gudeg Mbok Lindu merupakan gudeg tertua di jogya yang sudah berjualan sejak zaman kolonial lho.Berada di Jl Sosrowijayan yang kita lewati dari UNISI Hotel menuju Malioboro.Antrian panjang sudah terlihat masih pagi gudeg ini sudah antri panjang.Kami berusaha antri awalnya  tetapi karena panjang kita memutuskan pesan saja untuk diambil setelah pulang jalan dari Malioboro.
Makanan khas yang terbuat dari nangka muda dengan santan gula jawa daun jati  dengan proses memasak masih tradisional pakai tungku dengan tempat masaknya terbuat dari tanah liat.Gudeg konon sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Islam .Kata Gudeg berasal dari bahasa Jawa hangudeg (ngudeg) artinya mengaduk.Proses pembuatan dengan centong dengan mengaduk agar tidak kosong walau warnanya coklat berasal dari daun jati.
Setelah kami balik dari jalan pagi dari Malioboro baru pesanan tadi kita ambil.Nanti saat sarapan di resto  Hotel kami bisa mencicipi Gudegnya.Rasa gudeg terasa begitu kental manisnya pas gudeg dengan tambahan opor,sambal krecek menjadi kuliner Malioboro ini begitu nikmat.
7.SATE KLATHAK  PAK PONG YOGYA
Hari terakhir di Jogya habis sarapan kita mau silaturahmi ke Mami Om Afid d kel kebetulan Ibunda lagi berada di Jogya dan ada waktu untuk kita silaturahmi ke sana.
Sehabis dari rumah kel Om Afid kita sudah niat untuk menikmati kuliner Sate Pak Pong yang harusnya semalam kita datangi akhirnya kalah dengan Tri suaka di Menoewa Cafe.Selalu ada rezeki bila memang itu buat kita saat mau pulang pun ada waktu untuk ke sana

Kuliner legendaris satu ini berada di kawasan Imogiri Bantul persis di Jl Stadion Sultan Agung.Selain menu sate Klathak juga tersedia Tongseng,gulai kambing,tengkleng bahkan tongseng kepala kambing,kronyos goreng,Kicik dll
Sate Klathak Pak Pong sudah mulai jualan sejak th 1960 dengan bahan utama kambing.Bila umunya sate ditusuk dengan lidi bambu atau lidi daun tulang kelapa maka ini tusukannya unik ditusuk menggunakan jeruji sepeda...naach jeruji sepeda yang bersih donk...
Sambil menunggu menu semua terhidang kami juga pesan Otak otak tenggiri dengan sambel kacangnya yang menggoda..

Bagi penikmat daging kambing Sate Klathak pasti kuliner yang sangat digemari .Tetapi bila kita kurang suka olahan kambing makanan ini terasa biasa saja karena tidak bisa membedakan mana yang enak atau tidak.Lagi lagi kita diberi keberkahan rezeki saat di Kuliner Sate Pak Pong giliran Om Afid-nte Ibeth yang traktir kita.Masya Allah semakin berkah rezekinya buat Om Afid..
 Begitu mudahnya para sahabat ini berbagi karena memang paham dengan ilmu berbagi ..Teori=Aplikasi..Jargon Ikasmantri85..pastinya..
8.OM MAN COFFE  & MILKSHAKE TUGU
Tidak ada kata gak sempat buat kuliner saat senja terakhir pun kami masih ada waktu menikmati ngopi cantik di seputaran Tugu Jogya.Awalnya kita niat ke Kebon Ndalem Coffee and Eatery persis di depan Tugu Jogya.Ternyata senja ini sangat ramai dan penuh mungkin order kita bisa sampai 1 jam sementara waktu kita mepet.Sehingga kami putuskan mengambil Cafe yang berseberangan dengan Kebon Ndalem yang tidak terlalu ramai.Kami memilih lantai 2 menghadap ke Tugu Jogya.Walaupun suasana agak panas di senja itu tapi kami nikmati suasana senja di Malioboro.

Masih dapat menikmati Kopi panas dengan cemilan cemilan pisang goreng,dll.Kita habiskan ngopi cantik di sisa senja malam ini sebelum kami siap siap mau pulang ke Jakarta dan siap untuk ke Stasiun Tugu.
Ada beberapa kuliner saat sarapan dan makan siang tetapi kuliner diatas mewakili kuliner Hits di beberapa kota yang kita lewati.
                                    
Berakhir sudah Travelling panjang kami dari Jakarta-Cirebon-Dieng-Semarang-Jogya-GN Kidul-Magelang dan kembali ke Jogya untuk berangkat kembali ke Jakarta menggunakan KA Tasaka 69 jam 20.55 WIB.KA Tasaka tepat waktu dan disetiap pemberhentian stasiun on time .Kita masih sempat kembali ngumpul dinner di Gerbong restorasi 
Tuntas sudah perjalanan indah kami bersama Para Sahabat Ikasmantri85 .Lain waktu kita travelling lagi dengan anggota yang makin banyak,kompak,selalu heboh seru dan selalu saling berbagi.
Tiada gading yang tak retak.Baik sebagai Panitia kecil saya,Nte Rika,Nte Rini dan Nte Ibeth maupun EO kami di Dieng Tripsafu anak anak muda energik semakin sukses.Semakin kompak buat duo Korlap Jabodetabek  Om Indra Trigha dan Dewan Suro Om Afid.Tanpa suport mereka acara kita tidak akan terwujud.
 Terakhir   buat kita beserta keluarga besar Ikasamntri85 semakin sehat,happy barokah di sisa hidup kita..Menjelang usia 60 th...Semoga Jargon Teori=Aplikasi selalu dijalankan.
Aaamin Ya Rob.

finish 
Amai Meciko


Tidak ada komentar:

Posting Komentar