Halaman

Sabtu, 11 Januari 2025

WISATA RANAH MINANG TARAGAK PULANG KAMPUANG IKASMANTRI85 EDISI 2

Day3 Sabtu (7 Sept24)

Hampir tengah malam kami sampai di rumah Keluarga Buhana .Alhamdulillah sahabat dari Padang (Bunda Yen,Nte Denny,Nte Ninna,Om Bambang,Om Yu) dan nte Nelly memang tinggal di Bukik sudah berada di rumah Buhana lebih duluan sampai untuk menanti kita.Rumah yang lapang,lega  nyaman dan banyak kamar membuat kami hampir 30 an orang bisanyaman menginap di rumah Keluarga BuHana.Barakallah.

   
Hari ini ke-3 Sabtu 7 Sept24 sudah kita rencanakan untuk wisata dan kuliner di Payakumbuh .Subuh para sahabat sudah heboh dan kami bahkan disiapkan sarapan kopi teh dan cemilan khas kampuang(aneka rebusan).Hari ini warna cerah Merah DC yang kita siapkan dalam wisata Ranah Minang hari ini.
Itinerary kita hari ini mau sarapan dulu di Pical Ayang kemudian kita lansung menuju Padang Mangateh. Makan siang di Pongek Situjuah/sejenisnya-Harau-Kelok 9-Kuliner  Sate Danguang Dangau balik ke Bukittinggi.

1.KULINER PICAL AYANG

Pical Ayang merupakan Kuliner legenda yang berada di Bukik sejak tahun 1975.Berada di Simpang atas ngarai no 37.Hanya beberapa menit saja dari rumah Buhana kita sudah sampai di Pical Ayang.Beragam sarapan pagi tersedia di Pical Ayang selain  Pical,Lontong,Bubur kampiun,Goreng pisang.Kita bahas special edisi Kuliner Minang ya..

                                       
Selama di Ranah Minang kami menggunakan Transportasi yang sudah diurus oleh Nte Tety.Sehingga kita pagi ini sudah mulai dijemput dan menghantarkan kita ke destinasi tujuan wisata kami.

2. PADANG MANGATEH BPTU-HPT ..NEW ZEALAND WEST SUMATERA     

Wisata Padang Mangateh merupakan Peternakan yang terletak di Mungo Luak Kap Lima Puluh Kota.Balai Pembibitan ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Padang Mengatas(BPTU-HPT) .Peternakan yang meruapakn peninggalan Kolonial Belanda sudah ada sejak tahun 1916 lho.Hamparan padang rumput yang membentang sayup sayup dengan panorama indah kaki Gunung Sago membuat suasana Padang Mangateh sering dijuluki:New Zealand Ranah Minang..

                                  
Berkah buat sahabat Ikasmantri85 untuk masuk ke perternakan terbesar di Sumbar ini kita harus mempunyai Ijin masuk karena group dengan jumlah 30 an orang.Beruntungnya sahabat kami Nte Ecy Adin bisa mendapatkan Ijin untuk bisa masuk ke perternakan ini.Jazakillahu khairan Nte Ecy...sayang beliau sedang dinas luar kota sehingga tidak bisa menemani kami.Kami diterima Team BPTU-HPT di Gedung Informasi & Dokumentasi.
Pada Pintu masuk gerbang di kirinya tertulis Pengumuman besar tata tertib memasuki BPTU HPT Padang Mengatas dimana untuk Kunjungan resmi dengan rombongan harus ada ijin khusus dari pimpinan Padang Mengatas.Kunjungan hanya di Hari Kerja.Pdengunjung Umum(non dinas) dilarang masuk Padang Mengatas.Dan banyak lagi larangan dan tata tertib memasuki areal Padang Mangateh.

 
Kami menjadi tamu special  peternakan ini dengan diberi mobil untuk keliling beserta pemandunya dengan luas sekitar 280 Ha.Terlihat tulisan eye catching di Mobil putih yang membawa kami keliling : PESONA SI JAWI  BPTU-HPT PADANG MENGATAS dengan slogan Ëxcelent Breeds is our Priority"..
Ketinggian 700-900 mdpl membuat udara sejuk dan nyaman.Tetapi pagi menjelang siang udara Padang Mangateh sedang terik teriknya walaupun udara angin sejuk masih kami rasakan.
                                       
Kita berhenti di sebuah tempat the best view moment terindah di Padang Mangateh ini.
Menikmati pemandanganhamparan Savana Padang Mangathe dengan ribuan sapi sapi unggul membuat tak puas mata memandangnya.
Masih belum puas untuk menikmati suasana "New Zealand"ranah Minang ini kami masih saja duduk santai di antara sapi sapi unggul yang sedang isitrahat  juga.Walaupun saya sudah beberapa kali ke sini selalu masih ingin kembali lagi dengan keindahan alam dan sejuknya Padang Mengatas.

Masih belum puas untuk menikmati suasana sementara hari sudah makin siang kita harus kembali ke bus untuk perjalanan menuju Harau.Awalnya Itinerary kami bikin makan siang kita di Pongek Situjuah .

3.MAKAN SIANG RUMAH NENEK HANIF TARANTANG
Sementara  panitia sudah saya info untuk rencana Makan siang di rumah Nenek Hanif saja biar surprise di Kampuang Tangah Tarantang.Ikasmantri85 sudah pernh juga mampir di rumah mertua saat Reuni Ikasmantri85 yang ke30 th 2015 kebetulan acara kita di Echo Harau..Masih pada ingat khan...
                                            
Sampai di rumah Tarantang para Abak lansung sholat dulu di rumah kak Epi(kk Ipar) di depan sementara kami amai amai lansung ke rumah Nenek diantar kk-adik.Kalau jalan cukup panas dan terik.Selalu masakan Khas Harau menjadi idola para Sahabat.Tidak pernah ditemukan di rumah makan apalagi resto .Masakan rumahan yang sulit dicari saat sekarang.Maskan rumahan Nenek kita bahas di edisi special Kuliner Minang ya.
Istirahat sambil leyeh leyeh habis sholat udara terasa panas sehingga kami memutuskan sore baru ke Sarasah Bunta.Saatmakan mungkin karena masuk angin dan kecapekan pas di  rumahbaru terasa mual dan pusing berat.Untung tek bisah Mba Rini lihai pijit saat masuk angin.Alhamdullilak kembai enakan setelah semua angin keluar.Sayang jadinya tidak menikmati rasanya masakan Nenek dan keluarga karena perut lagi sedang masalah.
Sayang waktu ke rumah Nenek tidak ketemu sama anak kesayangannya.Jadilah Om Indra ketemu di Basuo Cafe biar gak penasaran sama anak Nenek hihi...mirip khan..
4.HARAU SARASAH BUNTA
Masih belum Kami hanya mampir sebentar di Sarasah Bunta hanya untuk foto saja hanya Om Indra dan keluarga yang sempat mampir ke dalam Kampung Korea.Kami lanjut ke Kelok 9 sudah senja soalnya.

5.KELOK 9
Masih belum Kelok 9 masih berada di Harau hanya 30 menit saja dari rumah Nenek Hanif .Berada di Nagari Sarilamak Kec Harau Kab 50 Kota yang sekarang menjadi salah satu destinasi yang wajib di datangi bila wisata ke Payakumbuh.Saat reuni 30 th 2-15 hampir 10 th kami kembali lagi ke sini dengan banyak perubahan di tepi jembatan Kelok 9 dipenuhi dengan warung warung kuliner dan spot foto Kelok 9.

Senja sudah menhampiri daerah Payakumbuh yang kemudian kita rencana untuk Makan Sate Danguang Danguang "Pondok Sate In Bur"
 lansung di daerah asalnya Pasar Danguang Danguang.Perjalanan Harau ke Danguang Danguang sekit terhambat karena google maps kami diarahkan ke jalan alternatif dan bukan jalan utama yang mungkin sore itu padat merayap.Apapalagi kita pakai Bus Pariwisata sehingga banyak jalanan sempit yang butuh hati hati sehingga kita sampai di Ps Danguang Danguang sudah hampir jam 18.30 an.
Akhirnya kami sampai di tempat Sate Bur dan janji dengan Om Indra-Nte Ira untuk joint kembali setelah tadi di Harau pamit jalan duluan untuk ketemu keluarga yang masih ada di Payakumbuh.Kembali diberi rezeki kami ditraktrir Om Indra di sate In Bur.Barakallah Om Indra.
Bahkan kami ketemu dengan Calon Bupati 50 Kota di sini saat makan sate hampir barengan datangnya.Kita kembali ke Bukittinggi malam ini karena basecamp kita memang di rumah Buhana di Bukik.
to be continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar