Halaman

Minggu, 30 Agustus 2026

MENIKMATI SUASANA KOTA TEMBAKAU DI KAMPOENG AWAN TEMANGGUNG EDISI 8

 Berada di Temanggung saat kami menuju Kawasan Dieng Via Temanggung.Kampoeng Atas Awan merupakan Rest Area dengan pemandangan alam pergunungan Kendil dan Sindoro.Berlokasi tepatnya di Jl.Tambi Km 2 ,Sibajag,Canggal,kec.Candiroto,kab Temanggung,Jawa Tengah. 

Jalur utama dari Semarang-Bawen-Ambarawa-Secang-TemanggungKota-Parakan-Kertek-Wonosobo-Dieng.Inilah jalur yang kami ambil sejak awal dari Semarang .

Terletak sangat strategis di Kaki Gunung Sindoro dan Kendil membuat udaranya sejuk nian pastinya.Kami jalan dari Puri Asri Resort untuk ngopi cantik dan menikmati suasana udara dingin Temanggung.

Sepanjang perjalanan terlihat perkebunan Tembakau luas sepanjang mata memandang.Kabupaten Temanggung dijuluki Kota Tembakau yang merupakan penghasil Tembakau terbesar di Indonesia dan pastinya terbesar di Jawa Tengah tentunya.Tembakau Temanggung digunakan sebagai bahan baku Rokok Kretek serta pemberi rasa dan aroma (Flavor Grade) dengan cita rasa yang khas.Tembakau Temanggung dijuluki Emas Hijau yang dibudidayakan pada 7 sentra produksi di wilayah Temanggung.Wilayah ini penghasil tembakau Srinthil sebagai Tembakau dengan Kualitas tertinggi dan termahal  dengan harga Premium yang punya aroma cita rasa khas sebagai bahan Rokok Kretek.

Teringat kembali saat th 2023 pernah Film layar lebar "Gadis Kretek" dimana Dian Sastro (Dasiyah) ingin meracik formula saus rokok kretek terbaik milik ayahnya.Berlatar th 1960-an mengupas tentang wanita dan rokok kretek dengan Budaya Patriarki saat itu dimana wanita dilarang masuk ke ruang peracikan saus.

Kawasan Kampoeng Atas Awan merupakan rest area di tengah pergunungan dengan nuansa alam yang terdapat Homestay,Camping Ground,dan resto ditengah view pemandangan nan indah.Kampoeng Atas Awan juga merupakan destinasi Temanggung yang cukup favorite yang diisi dengan bangunan indah material kayu dengan nuansa indah estetika dan rindang pergunungannya terasa kental.
Pemandangan indah saat melewati perjalanan Temanggung serta sejuknya Udara Temanggung .
Saat kami sampai dan parkir di area depan Kampoeng Atas Awan gerimis mulai turun terasa udara dingin Temanggung membuat yang tidak tahan dingin lebih baik membawa jacket tipis.Area parkirannya cukup luas dan kami masuk dengan membayar tiket masuk.Fasilitas yang tersedia Toilet,Mushola,Cafe serta saat kami datang ada live music ala ala Temanggung.

Bila mau menginap sambil menikmati kesejukan udara Temanggung tersedia Homestay dan Camping Ground .Jangan lupa bawa perlengkapan Pakaian dingin,Syal,kupluk menahan dinginnya Udara Temanggung.Start dari harga Rp 300 rb Camping Ground sudah dimiliki untuk semalam

Kami mampir hanya untuk "ngopi cantik" saja untuk melepas lelah sekalian kebelet ke Toilet.Sayang toiletnya semua jongkok tidak ada yang duduk sehingga butuh effort perjuangan untuk "Penderita after THR".Cafe berada di lantai 2 dengan tangga yang lumayan nyaman untuk dinaiki.Dari daftar Menu Resto & cafe Kampoeng Atas Awan terlihat beberapa menu Nasi goreng,aneka Indomie rebus,goreng ,Minuman Hangat wedang Jahe,Jeruk Hangat,aneka Teh aneka juz.Cemilan seperti Roti bakar,Singkong goreng,Tahu Walik,Mendoan,Cireng Crispy,Pisang susu, Stick kentang.Secara Harga masih normal untuk kelas Cafe di wilayah Kabupaten berkisar 6-25 rban.

Order Kopi panas,Singkong goreng dan Pisang Goreng menemani kami menikmati udara dinginnya Temanggung.Terasa ala kampung dudukdi meja kayu dengan kursi sederhana.Sementara ada lesehan tapi lebih nyaman saya duduk di bangku kayu.

 1 jam cukup untuk menghirup Oksigen gratis Temanggung tanpa menikmati Rokok Kretek dari Tembakau Srinthil .Segar dan sehat pastinya.Alhamdulillah.Nach bila melewati Temanggung kawasan rest area Kampoeng tas Awan ini cukup rekomendasi buat mampir sejenak melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan ke Wonosobo-Dieng.

  to be continued



Tidak ada komentar:

Posting Komentar