Halaman

Selasa, 03 April 2018

SERASA IKUT SYUTING FILM HARRY POTTER DI KOTA OXFORD...EDISI 15

Day9(Friday-1 Dec2017)
Kami menginap di Hotel Ibis Style London Leyton,543 & 586 Lea Bridge Road,London UK dapat Room 332  Selama sisa travelling kami di UK yang masih tersisa 2 malam.Alhamdulillah Hotel Ibis menyediakan Breakfast standar ala Hotel Budget  yang cukup untuk mengisi perut kosong kami di pagi hari Kota London.Jam 8 sehabis Breakfast kami siap siap untuk berangkat menuju Stasiun Kingcross.



PLATFORM  9 ¾ di Kingcross Station

Stasiun KingCross merupakan salah satu Stasiun terpenting di UK yang terletak di ujung timur laut Central London yang dibuka sekitar th 1852.Cukup tua dan penuh sejarah bahkan stasiun itu sekarang terkenal dengan julukan Stasiun Harry Potter karena Novel & Film terkenal tsb pernah syuting di stasiun ini.

Stasiun King Cross didesain dengan futuristik sehingga membuat interior atap Stasiun sangat cantik dengan model melengkung.Stasiun King Cross menjadi incaran para wisatawan karena pernah dijadikan shooting Film terkenal Harry Potter yang penuh magic dan mistik .Saya memang bukan penggemar berat Harry Potter tetapi pernah nonton juga film Fenomenal tsb yang digandrungi anak anak muda.Kami datang ke stasiun ini bukan untuk mau naik kereta bawah tanahnya London tetapi akan menuju sisi barat Platform stasiun persisnya di Platform  9 ¾.
Awalnya kami sangat antusia sampai antri mengular untuk mencapai Platform  terkenal tsb.Setelah dekat dan melihat lansung platform hanya sebatas tembok bata pudar yang mempunyai troly.Kita akan berfoto di dinding Platform dengan memegang troly dan tongkat serta petugas akan menggoyangkan syal yang menjadi atribut saat berfoto.Barangkali dalam Film Harry Potter kita seakan masuk ke pintu gerbang magic menuju Hogwarts Express.Terasa biasa saja dan tidak ada yang special bagi kami para ibu melihat hanya dengan memegang tongkat dan mengibarkan syal Hogwarts sehingga seperti terbang dan siap masuk ke peron..olala...Hebat sekali pariwisata UK ini yach..tembok saja bisa menjadi bisnis yang mendunia  dan fenomenal....
Apalagi setelah kami antri cukup lama hampir 1 jam kurang setelah itu kami bisa menebus foto yang diambil di depan Platform tersebut di Toko Khusus Souvenir Harry Potter.2 Foto Ukuran 5R dan free foto kita diwebsite mereka dihargai 15 Pounds sudah kami tebus.Tetapi Onty Fifi malah bersikeras tidak mau ambil foto dari mereka cukup foto yang dari camera TL.Akhirnya kami cukup menyesal setelah melihat hasil foto tidak ada yang spesial dan seperti foto biasa saja kaki tetap menginjak lantai tanpa efek efek magic .Dalam khayalan kami foto tsb akan direkayasa menjadi seperti kita terbang di awan..oalah khayalan tingkat tinggi...
Untung kami terobati rasa penasaran saat antri melihat seorang gadis kecil cantik dengan muka lucu dan imut antri dan menjadi pusat perhatian kami dengan gaya dan senyumnya yang polos ikut terbawa dalam instruksi sang penjaga platform.Untung saja dia bisa kami foto sembari antri biasanya orang tua si bule jarang mengijinkan anaknya difoto orang asing.Takut menjadi masalah nantinya.



 
LORONG OLD CITY OXFORD
Berada di Kota Oxford dengan banyaknya perguruan tinggi dan yang paling terkenal Universitas Oxford disini seperti kita merasakan wisata ke Jokyakarta .Kota Tua yang dipenuhi bangunan kuno dengan berbagai sekolah tinggi yang tersebar dimana mana.Kota Oxford terletak 90 km dari London yang juga dialiri oleh Sungai Thames.Nach bila kita berlayar dari London menggunakan kapal mungkin Oxford salah satu kota yang akan disingggahi kapal.Kota yang ditetapkan secara resmi th 1542.Sementara Universitas Oxford sendiri berdiri dari Abad ke-12.Menjelajahi lorong demi lorng Kota oxford seakan kita seperti sedang ikut syuting Film Harry potter.Berbagai bangunan dan sudut kota menjadi objek bangunan yang ada di Film Harry Potter.Kami terpesona dengan bangunan bangunan tua nan klasik masih terjaga keasliannya.



Menjelajahi lorong demi lorng Kota oxford seakan kita seperti sedang ikut syuting Film Harry potter.Berbagai bangunan dan sudut kota menjadi objek bangunan yang ada di Film Harry Potter.Kami terpesona dengan bangunan bangunan tua nan klasik masih terjaga keasliannya.Bahkan saat kami sampai di Christ Church College adegan demi adegan Harry Potter seperti melintas di depan mata.Gedung ini salah satu bangunan yang dijadikan tempat shooting Harry Potter.Bangunan yang klasik dengan keindahan arsitekturnya membawa daya khayal kita ke masa abad ke-12.


Bahkan saat kami sampai di Christ Church College adegan demi adegan Harry Potter seperti melintas di depan mata.Gedung ini salah satu bangunan utama yang dijadikan tempat shooting Harry Potter.Bangunan yang  bergaya ghotic dan victoria  dengan keindahan arsitekturnya membawa daya khayal kita ke masa abad ke-12.Bangunan ini yang menjadi inspirasi di layar lebar untuk menghadirkan Sekolah sihir Hogwarts di Chirst Chuch College.
Kami menyusuri Oxford diantara puluhan mahasiswa yang bersiliweran setelah pulang kuliah dengan berbagai gaya dan stylenya.Sayang saya tidak sempat mengabadikan gaya dan style  mereka menuju dan pulang dari kampus.

Kami tak lupa mampir ke Toko Souvenir Oxford yang khusus menjual souvenir Oxford yang wajib dibeli agar kita punya kenangan pernah mampir ke Kota penuh dengan campus College ini.
Berada di tengah pusat kota Oxford yang hanya beberapa jam saja membuat kami terbuai dalam dunia khayal seakan akan ikut menjadi aktris di Film Harry Potter.Sampai kami harus meninggalkan Oxford baru lamunan tadi hilang dari depan mata...oh..Oxford kapan lagi ya kami bisa datang kembali ke kota indah yang dipenuhi College ini...












to be continued

//meciko.blogspot.co.id/2018/04/bicester-shopping-villagesorga-belanja.html

Minggu, 01 April 2018

GEORGE SQUARE ..ALUN ALUN CANTIK KOTA GLASGLOW..EDISI 14

Perjalanan kami dari Edinburgh dilanjutkan menuju Galsglow yang hanya berjarak 1 jam perjalanan darat.Glasglow merupakan Kota Terbesar di Skotlandia.
Sebelum kami meninggalkan Skotlandia untuk menuju kembali keLondon.Kami diberi kesempatan singgah di Kota Terbesar di Skotlandia yaitu Glasglow.Hanya berjarak 1 jam perjalanan darat dari Edinburgh sampailah kita di Landmarknya Kota Glasgow yaitu George Square ,alun alunnya Kota Glasglow.Angin dingin makin menusuk ke badan walaupun matahari bersinar terang saat kami turun dari bus dan diberi Free time untuk menyusuri alun alun Glasglow yang memukau.Alun alun Kota Glasglow berada persis di depan Glasglow City Chambers gedung pemerintahan Kota Glasglow.


Kami kembali terpesona seperti saat di Edinburgh melihat Bangunan bangunan kuno Glasglow bergaya Victoria yang terbuat dari batu batuan berwarna coklat/kelabu memenuhi hampir semua jalanan Kota Glasglow.Bukan saja bangunan kuno nan cantik yang terpelihara di Glasglow tetapi beberapa bangunan modern juga sudah mulai terlihat.Sehingga perpaduan gaya Victoria dan modern menjadi dinamis.Kotanya berhiaskan patung patung ilmuwan yang berasal dari Glasglow yang bertebaran di tengah tengah alun alun dengan sejarah dan masa hidupnya.Terlihat patung James Watt penemu mesin uap yang menjadi awal industrialisasi  berkembang di Inggris.Ada Patung Thomas Campell, Patung James Oswald.
Glasglow berasal dri Bahasa Cumbric tua, Glas cau yang berarti Lembah Hijau.Glasglow terletak di Sungai Clyde yang berada di dataran rendah Skotlandia.








Nach kalau Edinburgh berada di dataran tinggi dan perbukitan maka Glasglow berada di dataran rendah Skotlandia.Kedua kota ini mempunyai daya tarik wisata yang nyaris sama dipenuhi oleh bangunan bangun kuno abad ke-12 dengan gaya victoria yang membuat kita seperti masuk ke alam zaman raja raja Skotlandia.
Kembali kami menemukan Gerai Kopi yang terkenal di UK *PRET A MANGER* yang persis berada di sudut pertokoan alun alun Glasglow.Tanpa pikir panjang di dinginnya udara Glasglow kami memutuskan mampir untuk minum Kopi serta makan cemilan atau snack roti.Beberapa teman ternyata sudah duluan nongkrong di sini.Habis lepas penat dan badan mulai hangat setelah menyeruput khas kopi organik mereka saatnya kami melanjutkan explore Kota Glasglow.


Persis ditengah tengah alun alun George Square kami menemukan Pasar Natal Tradisional yang memuat deretan kios kios pedagang berbagai macam barang dari makanan,snack,pernak pernik natal,Souvenir aneka buah kering,dan berbagai cafe dan resto kecil tumpah ruah di alun alun ini.Mereka juga menyediakan tempat nongkrong berupa meja dan kursi yang dilengkapi alat pemanas ditengahnya.Sehingga saat kami nongkrong perapian cukup untuk menghangatkan badan di dinginnya Glasglow.Toilet pun berada di tengah Pasar Tradisional ini.Kami sempat membeli cemilan kentang goreng sambil ngobrol dan ketemu dengan pasangan Pak Gunawan dan Mbak Shinta.

Sambil kembali ke Bus yang akan membawa kami balik ke London kita masih sempat menikmati bermain dengan burung burung merpati jinak yang dilepas di tengah alun alun.Saatnya kita kembali ke London jam 3 siang  untuk sisa waktu travelling kita 2 malam lagi di UK.Perjalanan menuju London ditempuh dengan6-7 jam dengan 1 kali toilet stop di daerah Abingston.
 Kami  memasuki Kota London jam 22.00 waktu London dengan hujan dan dinginnya London kami turun dan menggeret koper yang ternyata recepsionis Hotel Ibis berada di seberang jalan.Kami menginap di Hotel Ibis Style London Leyton,543 & 586 Lea Bridge Road,London UK dapat Room 332.Saat rapi rapi heaternya Kamar tidak berfungsi ternyata harus ambil remote Heater ke receptsionis lagi.Kami bertiga mau mampir ke KFC yang berada tidak jauh dari Hotel Ibis.Ternyata Para TL Ote lagi makan dan ngumpul di sini ada Mas Ardy,Arma dan Bayu.Kami hanya beli KFC untuk makan di kamar sampai bebenah dan mandi sholat.capeknyaaa..

















to be continued
https://meciko.blogspot.co.id/2018/04/serasa-ikut-syuting-film-harry-potter.html