Halaman

Sabtu, 13 Juli 2024

MENYUSURI JEJAK MASA LALU DI BUKCHON HANOK VILLAGE EDISI 7

D4: Destinasi kita di Hari ke-4 ini mengunjungi beberapa destinasi al:

-NATIONAL GINSENG MUSEUM

-K-COSMETIC

-BUKCHON HANOK VILLAGE

-GYEONGBOKGUNG  PALACE

-KTO BUILDING

-ITAEWON MOSQUE

-DONGDAEMUN FASHION TOWN

NATIONAL GINSENG MUSEUM                                                                                     

Destinasi ini sepertinya kudu wajib didatangi wisatawan.Kecuali kita plesir individu baru gak usah ke sini.Premerintah Korea mewajibkan wisatawan harus mendatangi Museum National  Ginseng karena Ginseng sejak ribuan tahun menjadi tumbuhan obat Tradisional di Korea dan China.

-K-Cosmetic
Nach kali ini kita mampir di sebuah Pusat perbelanjaan Korea Cosmetic yang berisi puluhan merek merek Kosmetic Korea yang banyak diburu wisatawan.Beragam skin care,kosmetik Korea tumpah ruah di Mall Beauty Store ini.Kita tinggal pilih mana yang menjadi incaran sejak dari Indo.
Kami makan siang dulu sebelum menuju ke Bukchon Village.Sop daging khas Korea Seolleongtang  yang sangat segar dan panas panas membuat cocok dalam kondisi cuaca dingin.Jangan takut resto yang dipilih Mr Jack Lee semua "Halal"apalagi dia paham betul dengan lidah Orang Indo.Porsi besar untuk 3 orang perut cewe membuat kami terpaksa susah payah menghabiskan daging sopnya.Lamak bana.....


BUKCHON HANOK VILLAGE
Kami setelah makan siang siap untuk menjelajah Jejak Masa  Lalu Rumah Tradisional Korea.Destinasi ini juga jadi wajib dikunjungi bila kita plesir ke Korea Selatan.Namanya Desa  Bukchon Hanok dimana sebuah desa yang terdiri dari ratusan rumah rumah Tradisionalkhas Korea yang dijuluki Hanok.Dimana Hanok ini merupakan peninggalan dari Dinasti Joseon.
Bukchon itu sendiri berarti "desa Utara"dimana memang berada di utara 2 Ikon Seoul yaitu Sungai Cheonggye dan Distrik Jongno.Berada di kaki selatan gunung yang menghubungkan Pergunungan Baegak dan Eungbongsan.


Kawasan ini sejak dahulu merupakan tempat tinggal kaum bangsawan ,para pejabat dan masih dipakai sampai sekarang.Makanya wajar disaat wisatawan berseliweran datang dan pergi beberapa rumah terlihat aktifitas harian ada penghunnya di dalam.Kita bebas berfoto outdoor dan memang tidak diijinkan untuk masuk ke dalam rumah bangsawan ini.Sekarang menjadi Pusat Kebudayaan,Galeri Seni ,Tempat Minum teh dan juga Guest House  di tempat special yang sudah disiapkan Pemerintah Korea.

 Hampir semua bangunan nya uni terbuat dari Kayu pilihan yang kuat berumur ratusan tahun dengan warna yang mulai memudar sesuai dengan usianya.Tembok tembok batu dipenuhi ukuran ukiran khas sangat kuat dan kokoh.
Jalanan menanjak disaat hujan rintik mulai membasahi bumi Desa Bukchon.Beberapa toko souvenir juga menyediakan pernak pernik dan cendera mata untuk wisatawan.Tetapi kami tidak tertarik untuk melihat cendera matanya.Kita terpukau dengan deretan rumah kayu dengan ukiran indah jaman tempe doeloe Kaisar Dinasti Joseon.
Menyusuri lorong demi lorong antara rumah rumah Hanok merasakan suasana desa tradisional Korea.Sayang kami tidak merasakan sensasi minum teh di dalam cafe karena waktu kita cuma 1 jam saja di sini untuk menuju destinasi berikutnya.
Terlihat puluhan wisatawan menggunakan Baju Khas Korea (Hanbook).cantiknya.
Bukchon Hanok Village sudah berusia hampir 600 th yang silam dan sekarang tersisa hanya 900 an rumah lagi di Kawasan ini.Bukchon Hanok terdiri dari 5 kampung yaitu : Wonseo-dong,Jae-dong,Gye-dong,Gahoe-dong, Insa-dong.Ke-5 kawasan kampung ini merupakan pemukiman para pejabat,Bangsawan selama Dinasti Joseon.
Jadi ingat Kawasan Rumah Gonjong seribu yang berada di Solok Selatan bila serius di kelola dan dilestarikan oleh Dinas Pariwisata Sumbar mungkin bisa menjadi Destinasi Wisata keren Ranah Minang dan bisa saja mendunia denga ciri khas Minangkabau dan adat adatnya.

Pernah saya kupas saat saya mampir di Nagari 1000 Rumah Gonjong .
http://meciko.blogspot.com/2022/08/sekilas-melewati-negeri-seribu-rumah.html
Kami melanjutkan destinasi berikutnya ke Istana GYEONGBOKGUNG PALACE 

to be continued


Rabu, 03 Juli 2024

LOTTE WORLD ADVENTURE THEME PARK TERKENAL DI SEOUL EDISI 6

 

klook.com
Setelah menikmati suasana dinginnya Sky Elysian Gangchon kami masih punya 2 destinasi di sore hari ini.Dengan delay 6 jam flight kami dari KL ke Incheon berimbas dengan destinasi kami di hari ke-2 ini.Tetapi berkat pengalaman TL Localnya ke-2 sisa Destinasi ini bisa  didatangi.Alhamdulillah.
-Lotte World
-CoEx Mall-Starfield Library
LOTTE WORLD ADVENTURE
Setelah kami meninggalkan Sky Elysian Gangchon hanya sekitar 30-45 menit kami tiba di Lotte World Adventure.
Bus berhenti di Gate Selatan Lotte World sehingga kita bisa jadi meeting point saat nanti kembali setelah selesai acara free time di Lotte World.Sampai di Gate Selatan kita lansung buru buru toilet stop yang paling dicari semua pengunjung.
Sambil ke toilet Opa Jack lansung beli Ticket Lotte 
yang memang Include di Itinerary Travelnya.Kami diberi free time disini hampir 3 jam menikmati semua wahana dan juga atraksi atraksi di Lotte World.
Lotte World merupakan Taman Bermain terbesar di dunia ada 2 area yang di punyai Lotte antara lain:
Indoor : Taman Bermain ADVENTURE dengan 4 lantai yang dipenuhi beragam Wahana 
Outdoor: Taman Bermain MAGIC Island berada di tengah Danau Seokschon dengan 17 Ragam Wahana Outdoor.
Kedua area ini dihubungkan oleh jembatan modern yang lumayan panjang.Nach bila merasakan sensasi Wahana Outdoor maka kita harus siap dengan udara dingin Seoul malam ini.Atau menikmati Wahana Indoor yang di tutupi Kubah besar terbuat dari kaca.Tinggal kita memilih Wahana yang diinginkan.Senja menuju malam semua Wahana penuh dengan membludaknya  penduduk Lokal untuk menikmati suasana menjelang Natal di Seoul.
 
Wahana demi Wahana kami datangi ternyata semuanya butuh waktu tunggu yang sangat panjang 1 wahana bisa menunggu 45 menit -1 jam .Sayang banget kita tidak hunting semua area Lotte bila menikmati 1 wahana saja waktu sudah habis.Karena kami tidak bawa anak remaja kita ber4 sudah sepakat untuk keliling dan menikmati area Lotte.Sementara Faras dan Anisa janji misah berdua agar punya waktu dan target sendiri yang beda denga kita para orang tua .hihi..
Kami juga menuju Area Outdoor dengan melewati jembatan modern dengan kelapkelip lampu di atas jembatan yang menghubungkan ke-2 area.
Ternyata udara Seoul Malam hari sangat dingin setelah kita menikmati keliling di Outdoor akhirnya kami kedinginan dan kembali ke Indoor yang lebih hangat dibanding udara luar.
Perut mulai lapar dan kita memang free untuk Dinner jadi bisa bebas memilih resto dan makanan yang akan kita santap.Kami beberapa kali bolak balik Food Avenue.Kami sedikit hati hati karena tidak paham mana resto Halal dan cocok dengan lidah kita.
Akhirnya kita ketemu resto dengan menu yang cocok di lidah oarang Padang nich hehe.Pilihan jatuh pada Nasi goreng ayam dan Fried Chicken serta soup dengan total 64.000Won untuk ber4.Okelah.
Setelah kenyang kami melanjutkan hunting di indoor yang sebentar lagi bakal ada Atraksi.Ternyata setiap musim Lotte World menampilkan atraksi Festival Musiman.Kebetulan kami datang menjelang Natal maka Festival yang akan ditampilkan Festival Natal pastinya,
Waktu sudah menunjukan jam 20.30 Malam kita suudah meet up kembali di Gate Selatan untuk mengakhiri Destinasi terakhir kami di CoEx  Mall-Starfield Library.
-CoEx Mall-Starfield Library
Berada di Mall Starfiel CoEx yang malam ini sudah hampir tutup ternyata kami masih sempat datang dan menikmati Library besar luas dan lengkap yang berada di dalam Mall nya yang besar dan luas.
Kebetulan kami datang menjelang Natal maka Festival yang akan ditampilkan Festival Natal pastinya..Perpustakaan yang besar dan megah ini berada di sebuah Mall lho.Bukan ruang tertutup sunyi senyap dan terpisah.
Persisnya Starfield Library terletak di COEX Mall di Lantai B1-1F .Pusat perbelanjaan modern mewah dan terletak di Yeong dong Daero Gangnam- gu Seoul 
Begitu takjub nya kami melihat koleksi Buku buku di Perpustaan ini yang berjumlah lebih dari 50.rban Buku.Apalagi dengan kehadiran 3 rak buku raksasa dengan tinggi 13 meter berisi ribuan buku berbahasa Inggris,Jepang,Korea,China dll.
Disinilah terdapat spot spot foto cantik yang sering berseliweran di Sosmed berdiri di kembarnya escalator dengan background ribuan buku yang terpajang.
bukan saja takjub dengan ribuan pajangan buku beragam tema hadir disini.Tetapi juga suguhan terakhir permainan kilatan lampu lampu dengan musik indah menerangi rak  raksasa silih berganti dengan  sempurna.
Perpustakaan ini tutup seiiring dengan tutupnya Mall besar dimana  kita disini sudah akhir dari destinasi hari ini.

to be continued