Halaman

Tampilkan postingan dengan label SLOVAKIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SLOVAKIA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Oktober 2018

BERBURU PATUNG MAN at WORK DI OLD TOWNNYA BRATISLAVA SLOVAKIA...EDISI 14

Slovakia atau Slawakia merupakan negara Uni Eropa yang berada di Eropa Tengah .Negara yang tidak mempunyai laut karena dikelilingi negara negara perbatasan seperti Austria,Ceko sebelah Barat,Ukraina sebelah Timur,Polandia sebelah Utara dan Hongaria sebelah Selatan.Ibukota Slovakia yaitu Kota Bratislava yang terkenal dengan Patung Perunggu Man at Work.Bila dulu kita kenal Cekoslavia maka SLOVAKIA merupakan salah satu Negara pecahannya.Cekoslavia terpecah 2 menjadi Republik Ceko dan Slovakia.
Nach Bratislava merupakan ibukota negara yang lumayan kecil di Eropa dengan hanya penduduk 450 rb orang di th 2017.
Saat melanjutkan perjalanan ke Bratislava yang hanya 2 jam perjalanan dari  Budapest.Sayang ada kecelakaan kecil selama diperjalanan tambalan gigi depan lepas.Waduch jadi gak pede tertawa lepas selama di sisa perjalanan di Eropa Timur.Ada niat untuk ke dokter gigi di kota yang kita datangi tapi pasti butuh waktu dan perjanjian yang ribet akhirnya terpaksa dengan gigi copot setengah sisa destinasi diteruskan sampai pulang ke Indo.duch...jadi gak pede nich..
 Ada yang menarik saat kami sampai di ibukota Slovakia yaitu Bratislava dimana para wisatawan berburu salah satu destinasi menarik dan penuh cerita yaitu "Patung Perunggu Man at Work".Bila kita mampir ke Bratislava serasa kurang bila tidak mencari patung yang iconik itu.
Berada di kawasan Old Town kita harus menyusuri jalana diantara pertokoan dan gedung gedung tua dengan arsitektur kuno.Catedral St Martin yang berdiri megah dibelakang saya dengan berhiaskan kendaraan merah untuk city tour seputar Old Town dan Main Squarenya Bratislava.

Patung Man at work ini berada di dekat gorong gorong jalan di tepi sebuah toko dipersimpangan jalan.Patung ini seolah olah muncul dari dalam gorong gorong lobang penutup .Patung terkenal ini dinamai CUMIL yang merupakan salah satu hasil karya pematung Victor Hulik.Ada yang menarik dari hasil karya pematung perunggu ini Cumil merupakan sosok pekerja kebersihan kota yang melepas lelah setelah membersihkan gorong gorong dan beristirahat sejenak sampai memperhatikan hiruk piuk jalanan area pertokoan yang dipenuhi oleh wanita memakai rok yang tinggi.Terlihat dari roman senyum lucu Cumil.ihh ada ada aja.
Begitu sederhananya icon salah satu destinasi wisata di suatu kota di negara Eropa.Hanya sebatas patung kepala perunggu sudah menjadi incaran wisatawan mampir ke kota ini.Seperti patung patung sepatu yang juga kita temui di Budapest "The Shoes on Danube River" bahkan patung bocah lagi pipis  "Patung Mannekin Pis" di Belgia selalu menjadi incaran para turis.Bahkan nanti di Kota Wroclaw kita juga menemukan patung patung Kurcaci sehingga kota Wroclaw (Pollandia) dijuluki Kota Kurcaci.
Ada yang menarik di Kota Bratislava ini dimana persisi di bawah Menara St Michael yang merupakan titik nol dijalanan tertulis jarak salah satu Kota di dunia adalah Jakarta berjarak 10.491 km.Wow nama Jakarta ditulis di sebuah Kota di Eropa Tengah.  Wah bikin bangga nich...
Kami menikmati suasana Kota yang tidak terlalu ramai ini tidak terlalu lama karena sehabis dari Bratislava rencana hari ini kita mampir di Factory Outlet lagi PARNDOFF.ohh shopping bikin dompet kempes...

DESIGNER PARNDOFF OUTLET
Jarak Bratislava ke Parndoff hanya 36 km atau sekitar 30 menit kita sudah memasuki gerbang Outlet terbesar di Eropa tengah ini.Bagi penggila Shopping waktu yang diberikan 3 jam barangkali tidak cukup bila di sini ditemukan outlet outlet brand dunia dengan harga yang discount sd 70 % lho. wow..
Beberapa brand ternama seperti Nike,Adidas, Polo,H&M,Onitsuka,O Bag dll.
Dan yang paling bikin mupeng Mba Adonia yaitu Brand Tas yang dikenal dengan nama O bag design yang full colour dan bahan dari Foam XL extralight.Saking penasarannya sampai 2x bolak balik ke toko ini.Brand Tas dari Italy ini jelas di Indo belum dikenal.
3 jam shopping di Outlet yang dipenuhi discount membuat waktu tidak terasa berjalan begitu cepat .Sampai makan pun ditahan untuk memuaskan nafsu belanja para emak emak kaki panjang.
Kami melanjutkan perjalanan ke Viena Austria untuk menikmati City Tour beberapa saat sebelum kita meneruskan perjalanan ke Brno (Cekoslawakia) .Kami tinggal di Brno selama 2 malam.



 to be continued













Kamis, 04 Oktober 2018

KETIKA DRAMA TERI MEDAN JADI HOT ISSUE SELAMA TRAVELLING EROPA TIMUR.. EDISI 13

Day 7 ,Wed,25 Apr18
Hari ini kami akan check out dari Kota Budhapest untuk melanjutkan perjalanan ke Negara Eropa Tengah berikutnya SLOVAKIA.Jam 4 bangun sholat subuh berbenah karena kita harus CO dari Hotel Diana yang nyaman.
Di Kota Budapest  kami nginap di 2 Hotel sehingga sebahagian koper turun di Hotel Luna dan sebahagian koper turun di Hotel Diana yang saya tempati.
Dari awal turun ke Hotel salah satu Keluarga Sebayang Sister yaitu Ibu Lysta Bangun kehilangan box kemasan kecil yang berisi "Teri Medan".Barang ini menurut beliau hilang dan tidak ditemukan baik di Hotel Luna atau Hotel Diana.Bahkan driver dan Co Driver sudah mencari di Bus tapi tidak ditemukan.
Lebih parah lagi Teri Medan ini lansung dibawa dari kampung Medan yang khusus diexport  ke Berlin Jerman untuk oleh oleh  dan pesanan khusus adiknya Bu Lista.
Sejak kehilangan box Teri Medan itu si Eda Lista tidak saja memarahi TL TL Ote Agil dan Emil ,bahkan dia juga menyemprot Driver dan Co Driver yang tidak becus menurunkan barang.Sepanjang perjalanan dia tidak henti hentinya ngoceh ke semua peserta Ertim.Memang kadang kadang tabiat dan sikap keseharian kita kadang muncul saat persoalan datang secara spontan.
Tanpa sadar dan sungkan Eda Lysta begitu saja heboh di setiap waktu selama perjalanan kami.Kami yang merasa tidak ikut andil dalam kehilangan paket Teri dia merasa keberatan dan protes dengan kicauan beliau setiap saat.Apalagi 2 TL tidak habis habisnya di omelin beliau..Kacian kau Agil ...
Untung saja Agil salah satu TL Ote yang piawai memecah suasana yang tidak nyaman menjadi ceria.Di salah satu keluarga Sebayang yaitu Ibu Ginting sangat jenaka dan kocak.Sehingga Agil dan Bu Ginting sangat kompak dalam bercanda dan membuat suasana menjadi seru dan lucu.salut buat kalian berdua...
Bu Ginting dan Agil lah yang membuat kami menjadi nyaman selama di perjalanan dengan tingkah Agil dan ledekan ledekan spontan mereka berdua membuat kami sejenak melupakan nasib tragis Teri medan yang belum ditemukan batang hidungnya..olala Terii oh teri...
Hampir 2 hari sang Teri mahal masih belum ditemukan sementara Berlin makin mendekat Kota yang nantinya Bu Lysda akan bertemu adiknya dan akan memberikan paket oleh oleh yang lenyap entah kemana.
Entah apa yang terjadi atau Tuhan menunjukan kebesarannya sang Teri Muahall ternyata berada dengan manis di atas Rak Bus sedikit mojok dan tanpa disadari Driver dan Co Driver kalau itu merupakan barang berharga yang dicari cari beberapa hari ini.Walahhh..
Wah seru dan heboh antar peserta saling ribut karena setelah dituduh sana sini sang teri malah mojok manja di rak atas Bus tanpa ada yang melihat.
Kasian para TL ,Sang Driver dan Co Driver menjadi bulan bulanan kemarahan si Eda.Walau akhirnya dia minta maaf tetapi kami anggota group masih sedikit kesal dengan sikap beliau sepanjang perjalanan sampai Teri Medannya ketemu.
Memang di setiap travelling kita bertemua dengan beragam corak tingkah polah dan laku manusia.Ada yang pendiam,seru,jenaka,happy terus,temperamental dan sebagainya.Perlu menyikapinya senyaman mungkin karena tidak ungkin kita memilih teman travelling semua dengan hobi dan sifat yang sama.Private Travelling pun belum tentu juga kita cocok semua ya ngak.
Dari sini kita harus belajar sabar,menghargai dan saling toleransi sesama peserta.Biar jalannya selalu nyaman dan happy.
Nach entah karma apa yang terjadi saat beberapa teman antri di salah satu Resto Ayam cepat saji (KF...) mereka kena copet saat antri bayar makanan.Yang lebih tragis Ibu Lisda malah kecopetan dompet yang berisi puluhan USD dan Euro serta Pasport beliau.Astagfirullah..
Entah apa yang terjadi sementara yang lain hanya kehilangan uang recehan dan beberapa lembar saja.Tetapi si eda kehilangan Uang dan Pasportnya.Malam ini kita sudah sampai di Berlin.
Nasib tragis setelah Teri Medan hilang tanpa sengaja nach uang dan Pasport beliau juga di copet.Mau gak mau beliau harus mendatangi Kedutaan Indonesia di Berlin untuk mengurus penggantian Pasport.Sambil maksa dia ajak Agil menemani beliau ke kedutaan tetapi Agil harus melanjutkan tugas menemani perjalanan dengan semua peserta.Akhirnya beliau dibantu keluarga dan orang KBRI untuk kemudian dijemput dan dibawa ke KBRI Berlin.Memang akhirnya Pasport beliau sudah diganti dan tertinggal beberapa destinasi.
Drama demi drama kami lalui sampai kehebohan dompet yang berisi Pasport juga dicopet wanita cantik di sebuah Resto Ayam cepat saji..Ya Allah.
Akhirnya kami semua dapat memetik hikmah dari kejadian demi kejadian yang dilalui.Siapa yang menanam  berati dia yang akan memetik hasil yang ditanamnya.Bila kita menanam baik maka kita yang menuai hasil baiknya .Begitu juga sebaliknya.
ita ambil saja hikmah dari kejadian ini.
Malah setelah pasport beliau sudah dibuat lagi dan drama akhir minta maaf beliau ke semua anggota rombongan.
Untung beliau punya keluarga Sebayang yang lebih bijaksana dan lebih santun sehingga emosi beliau yang meledak ledak bisa diredam oleh anggota keluarga yang lain.
Ternyata Keluarga Sebayang ini sering travelling keluarga ke berbagai negara dan kebetulan saja kali ini mereka joint dengan Ote.Jadi memang belum tahu gimana style dan kebiasan group Ote jalan.Lain waktu joint lagi ya eda eda yang energik dan keren..
Malah mereka masih melanjutkan perjalanan ke Paris dan memborong Product tas Mewah dan mahal di Paris..Saking serunya cerita kita diperjalanan selama destinasi kami di Eropa Timur membuat kami dengan Keluarga Sebayang masih saling bertemu.Saat teman teman Bintaro bukber di Resto Mbak Herlin dan saat Halal Bi Halal Ote.Semangat para oma oma Sebayang ini menginspirasi kami yang muda untuk selalu Travelling sampai tua.Insya Allah.