Halaman

Senin, 28 Februari 2022

AMAI KECE KEREN EXPLORE WISATA DAN KULINER KOTA PARIS VAN JAVA EDISI 4

Setelah semalam kita menginap di Guest House Bumi Sajoly dan memutuskan pagi cuma ngopi/ngeteh dan makan kue kue dan juga Empek" Mai Ninna yang barusan dikirim .Kita berencana untuk Sarapan pagi di sekitar Jalan Braga sampil jalan pagi explore Jl Braga.

Kami lansung check out dari Guest House untuk mencari sarapan di Jl Braga di pagi menjelang siang.Bila kita main ke Bandung tanpa mampir ke Jl Braga serasa belum sampe ke Bandung.Apalagi menyusuri pertokoan Jl Braga dan deretan penjual Lukisan lukisan indah di depan toko.Banyak Cafe resto dan tempat ngopi baru terlihat di sepanjang Jl Braga.Tetapi kami tetap saja mencari Resto Braga Permai.Resto ini sangat legend di Bandung bahkan menu nya banyak berasal dari kuliner Holland pada  jaman Belanda lho.Jalan cepat Jida menuju Resto menandakan beliau sudah sangat lapar dan butuh asupan makanan pagi.Sayang tiba tiba beliau balik dan kembali menuju kami membatalkan untuk kita sarapan di sana.Belakangan tau ternyata ada Kolega beliau yang juga lagi makan di sana.Gak enak katanya bareng..Takut ditraktir hiksss....
Akhirnya kami memilih resto sunda yang berada di seberangnya Resto Braga Permai dengan menu sunda dan aneka cemilan pisang goreng,tempe mendoan dll.

Setelah kenyang dan masih sempat menyusuri Jl Braga dan melihat aneka Bus Wisata Bandung yang terkenal dengan nama  Bandros (Bandung Tour  on Bus) yang sempat penasaran pingin naik dan baru saya coba saat jalan dengan keluarga Ni Ed ke Bandung Januari kemaren.Ternyata warna Bandros itu menyatakan route tour on Bus selama di Bandung.Jadi Bandros merah dan Bandros Ungu  ternyata sama sama  melewati Jl Braga.
  1. Bandros Kuning; akan membawa kita ke Lapangan Gasibu, Taman Cibeunying, Taman Superhero, Taman Foto, Gedung Merdeka, Alun-alun Bandung, dan Braga.
  2. Bandros Pink; perjalanan akan dimulai di Gasibu, Taman Pasupati (Taman Jomblo), Teras Cikapayang, Teras Cihampelas, hingga Taman Budaya.
  3. Bandros Biru; bila naik Bus Bandros Bandung yang berwana biru, kita akan diajak berkelling dari Alun-alun Bandung, Cibaduyut, Taman Leuwi Panjang, Museum Sri Baduga, Alun-alun Regol, dan Kawasan Buah Batu.
  4. Bandros Ungu: mengajak kita ke tujuan Gasibu, Taman Cikapayang, Alun-alun Ujungberung, Museum Geologi, dan Pusdai.
  5. Bandros Hijau; melewati Chinatown, Pasir Kaliki, Alun-alun Cicendo, Karang Setra, UPI, dan GOR Padjadjaran.
  6. Bandros Merah: melewati Gasibu-Taman Pasopati(Jomblo)Teras Cikapayang,Teras Cihampelas,Taman Budaya.

DAGO PUNCLUT
Setelah menghabiskan sarapan kami di Jl Braga kita akhirnya sepakat untuk explore daerah Punclut yang memang banyak Cefe dan Resto di sana.
Salah satu yang kami datangi adalah Dago Bakery Punclut.
Terletak di Jl Pagermaneuh No 57.Pagerwangi,Lembang Bandung.
Jalanan dari Jl Braga menuju Punclut ramai lancar karena hari ini Sabtu dan para wisatawan mulai memasuki Kota Bandung.Terlihat saat kami memasuki kawasan Punclut mobil mulai banyak iring iringannya dan sampai kita masuk ke area Parkirannya sudah mulai padat.
Dago Bakery Punclut ini mempunyai tiket masuk Hari Biasa Rp 20 K dan Hari Libur Rp 25 K kemudian tiket ini bisa ditukar dengan roti/cemilan yang dijual di Cafenya.
Cafe ini mempunyai bangunan ala Kastil di Eropa dengan warna gelap membuat Cafenya intagramable apalagi berada di daerah sejuk di Puncak Cimbuleuit dengan melihat pemandangan Kota Bandung dari atas bukit.
Awalnya kami memilih meja diluar dengan menara menara ala kastil tetiba rintik hujan membasahi punclut akhirnya kita berpindah ke dalam.Kami memilih minum beberapa variasi kopi ,milk shake dan batagor,bitte balen.Kita memutuskan tidak makan besar di sini hanya ngongkrong ngopi saja sambil menikmati udara sejuk Punclut.
Semakin siang Cafe ini semakin ramai didatangi baik keluarga dan juga pasangan.Bahkan ada yang merayakan Ultah cucu tercinta di dekat meja kami.Kami larut dengan Live music yang sedang mengiringi penyanyi cafenya .

                        
Puas ngopi nyantai dan foto foto di area Dago Punclut saatnya kita meneruskan perjalanan untuk mencari makan siang masakan ala Sunda.
Kami menyusuri Jl Dago yang tujuan awalnya ke Rumah Makan Nasi Timbel Dago ternyata parkirannya penuh dan kita batal masuk ke resto ini.Kemudian pilihan beralih ke Resto Sunda di seberangnya,.
Resto Dago Panyawangan .
Kami memilih menu lauk lauk lengkap dengan Nasi merah.Sambil menunggu pesanan sampai kita sholat jamak di mushola belakang Resto.Tidak ada yang berubah puluhan tahun resto ini sejak anak anak masih kecil dan kita suka nginap di Hotel Geulis sebelahnya masih saja menu dan interiornya tidak berubah dari dulu sampai sekarang.
Makan yang super kenyang akhirnya kita mampir untuk beli oleh oleh.Roti bakar Tunggal pesanan para milenial di rumah.
Lanjut ke Toko Bellamie Boulangerie untuk beli Macarron dan beberapa cake disini.Walaupun Toko ini juga ada Cafenya dan dengan menu menu yang menggugah selera tetapi perut kami kenyang sudah mampir di 3 cafe/resto dari pagi.Alamak ..kenyang habiss.Tak lupa masih nyari Kue Bantal(Odading) ala Bandung yang lagi viral untung ada yang jual di depan Toko Bellamie ini.
Hari semakin sore dan kita harus segera kembali ke Jakarta.Tidak lupa Mai Nina pamit duluan karena memang tinggal di Bandung.Kami berpisah setelah kita drop di Kantor Pos tempat tugas beliau.Perjalanan Bandung -Jatiasih  sangat ramai lancar.Awalnya mobil ini akan mengantarkan kami ke rumah masing masing.Tetapi saya dan Mai Rika memutuskan untuk di drop di Mc Donald Jati Asih saja karena perjalanan kawan" masih jauh lanjut Pasar Rebo-Jida janjian dengan doinya dan lanjut ke Bogor.Ternyata ke Bogor butuh waktu yang sangat lama karena jalanan malam minggu padat .
Sabar ya Orang Bogor.
Tuntas sudah Wisata dan kuliner kami dari Situ Patenggang-Silaturahmi Ikasmantri85-Guest House Bumi Sajoly - dan explore kuliner Cafe/Resto Kota Bandung.Walau semalam tetapi jadwal yang padat membuat wisata kami menjadi berisi dan bernas.
Sampai jumpa lagi dengan travelling Amai Kece ke destinasi berikutnya.
See u









Amai Meciko

Jumat, 25 Februari 2022

GUEST HOUSE BUMI SAJOLY YANG TENANG DAN NYAMAN BUAT AMAI KECE EDISI 3

 Malam makin larut dan kami belum mandi dan masih pekat bau belerang di tubuh kami.Setelah Silaturahmi dengan Sahabat Ikasmantri85 di Rumah dinas Om Utiah baru kita pamit untuk ke penginapan.

Baca edisi sebelum ini yaa....http://meciko.blogspot.com/2022/02/silaturahmi-dadakan-ikasmantri-di.html

Dari awal  kita tidak mau nginap di Hotel maunya (5Ng) ngumpul ngariung ngobrol ngebanyol ngopi  seru seruan makanya kami pilih Guest House yang berada  di kawasan Buah Batu. Guest House ini berada di kawasan Perumahan biasa dan bukan kawasan hotel/resort.Mungkin dibuat setelah sudah tidak ada anggota  keluarga yang tinggal rumah menjelma jadi Guest House.                                                             

Setelah beberapa alternatif Guest House di Bandung  kami memilih "Bumi Sajoly" via AirBnB .Wah aplikasi ini belum pernah dipakai oleh para Amai Kece nich.Untung ada Nak Gadis Mai Rika "Gita" yang bantuin.Tks Gita..Calon mantu nich

Sebelum kita menginap di sini Mai Ninna sebagai warga Bandung sudah observasi dulu daerah dan suasana Guest Housenya dari depan jadi kita sudah paham situasi kompleknya.
Awalnya masuk melewati Gang kecil seperti di perumahan biasa tetapi persis di depan guest house lumayan besar Gangnya.

Alamat detailnya: Jl Situ Cileunca no 29 Cijagra Lengkong,Buah Batu,Bandung.Jawa Barat Kita sudah ditunggu oleh penanggung jawab Guest House untuk membuka kunci dan memberikan info fasilitas yang tersedia di Bumi Sajoly.Dari area parkirnya terlihat bisa muat 2 mobil tapi karena kita pakai Bus Wisata jadi hanya muat 1 mobil Bus saja.




Memasuki area keluarga nya sudah terlihat nyaman dan resik.Kapasitas untuk 12 orang mungkin bisa lebih dengan 4 Bed Room (3 BR bawah) 1 BR di lantai atas dengan 4 Toilet mempunyai ruang keluarga,Pantry dan juga meja makan.Ada yang unik dengan ruang keluarganya menjorok ke dalam dan mempunyai meja dan kursi yang full colour dan warna mencolok dengan motif keramik lantai flower vintage.
Suasana leyeh leyeh nan nyaman dan fancy banget.

Kami hanya pesan Guest House   tanpa order Breakfast di sini karena kita akan kuliner pada besok paginya.Tetapi mereka menyediakan Kopi,Teh ,Gula dan perlengkapan  makan yang sangat lengkap rapi dan resik.Bila kita baca Instagram @Bumisajoly  ini sudah ada sejak th 2016 dan sudah didatangi tamu sejumlah:1178 orang dari 11 Negara.Wow berarti sangat banyak peminatnya dan terawat dengan baik hampir 5 th sudah menjadi Guest House di Buah Batu Bandung.

fr @bumisajoly
Kami lansung membagi 3 kamar di bawah yang ternyata semua amai amai ini maunya di kamar bawah saja.Pingin benar benar ngumpul ngobrol dan gak mau misah.Pada hal kamar di atas masih tersedia sangat rapi dan punya toilet juga di dalam tetapi baru kami masuki setelah besok harinya.Semua kamarnya berkonsep Japan style dengan pintu kayu dan kisi kisi ala Japan dan modern.Setiap kamarnya beda style dan beda warna kamar kami warna Biru,Orange kamar atas kuning.


Habis mandi sholat jamak berbenah dikira sudah cape dan tidur ternyata masih keluar lagi ngobrol dan santai sejenak dengan daster rumahan.Kecuali Jida yang lansung pakai Black Masker wajah dan tidur cantik tanpa bole diganggu lagi jiaaah.
.Protokoler sekali Bu Jenderal...

Habis subuh besok paginya kami leyeh leyeh dulu di tempat tidur.Apalagi kami sekamar ber4 karena ada 2 TwinBed besar dengan Budoz Lisa,Mai Emi dan Mai Rika.Jadi obrolan kita di pagi hari lebih rame dibanding mereka yang cuma berduan saja seperti Jida dan Mai Nina dan kamar depan Mai Tety dan Mai Triza. .
Hari ini setelah menikmati Kopi panas dan teh serta beberapa kue cemilan yang masih tersisa kita siap siap untuk explore Kota Bandung dan sekitarnya dan sekalian Check out dari Guest House ini.Ternyata paginya Mai Ninna pesan Empek empek dari tetangga komplek rumah beliau yang tidak jauh sich dari penginapan kami.Kita masih sempat menikmati empek empek pesanan Mai Ninna sebelum cari sarapan di pagi di Kota Bandung.Tks Mai Ninna.



Terasa singkat menikmati Guest House ini yang hanya kami pakai Jam 22.30 sampai dengan pagi jam 9.00 pagi.Tapi komitmen para amai yang harus malam ini sampai di Jakarta karena Minggu ada kegiatan acara keluarga .Jadi 1 malam saja dan itu memang terasa kurang puas.Gimana lagi karena itu sudah pilihan hidup.hihi.
Bila kami ada acara Family yang jumlah 12-15 org Guest House ini bisa jadi rekomendasi untuk alternatif bila tidak mau menginap di Hotel.Semoga kami bisa kembali lagi ke sini dengan group yang berbeda dan suasana travelling yang berbeda.Aamiin.












to be continued...