Halaman

Sabtu, 25 Agustus 2018

TERBIUS AKAN PESONA HAND MADE SOUVENIR BUDAFEST EDISI 12

Setelah dari pagi kami melewati destinasi demi destinasi kece dan saatnya kami explore city centre dan menikmati pasar dan pusat Kota Budapest.
City Centre kita bebas explore bisa cari resto bisa hunting oleh oleh bisa berburu souvenir .Kami punya banyak waktu di sini ada yang berburu Thumbler Star...ck disini.Ada yang berburu merchandise Hard Rock.
Kebetulan saya,mbak Peny dan Mbak Adonia punya waktu untuk blusukan sampai ke pusat souvenir Hand Made tas khas Budapest.

Berada di seputaran pertokoan dan restoran bahkan cafe cafe serta toko toko .Kami akhirnya menemukan beberapa toko yang berada di belakang pusat pertokoan seperti dalam satu lingkaran area pemukiman kecil.Disini kami menemukan sebuah Toko Tas Hand Made " Arthur Bag" buatan Hungary yang sangat unique dan keren.Bahkan beberapa product disc 50% lho.Ternyata setelah ngobrol ternyata pemiliknya sekaligus penjaga tokonya akan menutup tokonya untuk bisnis yang lain.Katanya sich...



Begitu Unik dan kerennya product Hungary ini karena motif motif bahan Tasnya sangat menarik.Motif yang bercerita tentang kisah Hungary zaman dulu.Beberapa kisah heroik serta  perjalanan kisah perjuangan rakyat Hungary tertuang dalam motif motif tas yang dipajang.
Bahkan motif motif Flower ala ala vintage juga terdapat di sini membuat saya dan mbak Peny jadi galau memilih karena hampir semua product dia keren dan unique.
Sementara Mbak Adonia hanya sibuk memilih dan "ngomporin" kami berdua untuk beli tas tas kece ini .Sementara dia hanya sibuk tebar pesona pilih sana sini.Sampai owner tokonya menjadi terpesona dengan Sang Kanjeng Ratu satu ini.
Sampai dia tidak percaya kalau Mbak Adonia sudah punya cucu dan sudah nenek.hihi...#matalelaki bisa aja ngerayunya.
Sementara saya dan Mbak Peny berdua memang sangat tertarik dengan product Hand Made khas Hungary ini.Sampai setelah pilih pilih akhirnya kami beli 2-3 product olala..Sementara Mbak Ado tertawa lepas setelah dia berhasil membuat kami berdua terpesona akan buaian dan rayuan dia agar kita beli sementara dia gak bawa satu pun...
Puas hunting product product dan cendera mata Budapest saatnya kami kembali ke bus karena ada 1 destinasi lagi untuk mengunjungi Sumber mata Air Panas.
 SzĂ©chenyi thermal bath


Ternyata Budapest mempunyai lebih dari 100 sumber air panas alami sehingga banyak resort resort serta Spa ditemukan di Budapest.Begitu banyaknya sumber air panas di Budapest menjadikan Budapest target wisata untuk pemandian alami yang sudah ada sejak zaman Romawi kuno.

Pemandian air panas Szechenyi merupakan pemandian air panas terbesar lho di Eropa.Tempat pemandian dari zaman Romawi kuno saat para raja raja dan bangsawan ikut mandi dan terappengobatan di sini.Group kami diberi kesempatan free  time untuk menikmati kolam terbesar ini berendam air panas dan merasakan mandi ala ratu dan raja Romawi..
Tetapi ada peraturan khusus disini bahwa wanita menggunakan pakaian renang dengan kaki terbuka sampai lutut.Membuat kami yang berhijab harus berpikir 2x untuk turun ke pemandian karena aturan ketat dari Pemerintah Budaapest.
Tetapi ada yang cuek beberapa emak emak ikut turun ke kolam dengan style cuek aja..hihi..saya sich risi aja.
Walau masing masing kami diberikan locker pribadi karena awal masuk kita sudah diberi kunci locker per orang .Hanya mencoba toilet dan explore ruang ganti dan lockernya .Akhirnya kami hanya santai dan duduk menikmati beberapa teman yang mandi dan berendam bercampur dengan para wisatawan lainnya.Berbagai wajah wajah berbaur disini.Tapi kita boleh bebas memotret dan bermain di tepi kolam sehingga ikut merasakan kemeriahan dan hebohnya pemandian ala Romawi kuno ini.
Akhirnya kami hanya santai dan duduk menikmati beberapa teman yang mandi dan berendam bercampur dengan para wisatawan lainnya.Berbagai wajah wajah berbaur disini.Tapi kita boleh bebas memotret dan bermain di tepi kolam sehingga ikut merasakan kemeriahan dan hebohnya pemandian ala Romawi kuno ini.
Kami yang tidak ikut berenang akhirnya memutuskan keluar area kolam renang dan mencari Cafe untuk ngopi cantik dengan mencari nyemal nyemil.Persis di depan area iniada Cafe yang nyaman untuk nongki nonki menunggu teman teman yang renang.Menikmati secangkir Kopi di negeri eropah dan cemilan kentang goreng terasa enak dan enjoy sambil saling ngobrol ngalor ngidul.
Hari semakin senja saatnya kami siap siap untuk kembali ke Hotel.Sebelum balik ke Hotel kami sepakat mampir ke supermarket Aldi yang berada tidak jauh dari Hotel Luna .Berbagai oleh oleh kami cicil beli disini menurut info Ote TL disini coklatnya murce murce.Jadilah ikut ambil coklat buat oleh oleh di rumah.Buah dan sayur turut digaet disini untuk persiapan nyemil di dalam kamar.Jam 20.00 kami kembali ke Hotel Luna untuk drop teman yang duo room baru lanjut ke Hotel Diana.Balik ke kamar 305 yang nyaman...enjoyy mandi sholat...Malam ini tinggal 1 malam terakhir lagi kami nginap di Room 305.Untuk besok pagi sudah check out melanjutkan perjalanan ke Cekoslawakia.

To be continued



Selasa, 21 Agustus 2018

BERADA DI KOTA NAN CANTIK DI TEPI SUNGAI DANUBE..EDISI 11

Day 6: Tues,24 Apr18
Semalam  sampai di Hotel sudah melewati jam 21.00 untuk yang triple kami mendapatkan Hotel Diana Club  Budapest, KĹ‘bányai Ăşt 19, 1087 Hungary .Sementara double menginap di Hotel Luna Budapest, VegyĂ©sz u. 17, 1116 Hungary yang berada 15 menit  dari Hotel Diana.Kami harus mengantarkan teman teman yang order  double room ke Hotel Luna dulu .Terlihat Hotel Luna dari luar sedikit temaram dan berada di tengah tengah rimbunnya daerah Budapest.Awalnya OTe hanya menggunakan Hotel Diana Club Hotel tetapi sudah full sehingga sebahagian harus masuk ke Hotel Luna.
Kami menginap di Budapest selama 2 malam sehingga kami menurunkan koper besar disini .Saya dengan mbak Peny dan Teh Cikeu mendapatkan Room 305.Hotel ini dilengkapi dengan lift kecil yang membuat kami harus antri untuk naik ke lantai 3.Tetapi trik kami dengan mbak Penny kami melewati tangga darurat untuk bawa koper bagasi dulu ke atas daripada harus nunggu lift yang jadi rebutan antar teman.Benar saja nafas ngos ngosan kami terbayar setelah memasuki Room 305 dengan lega, nyaman dan cukup luas.Ternyata room Hotel di Eropa beberapa menerapkan remote AC untuk diambil ke recepsionist sehingga kami harus turun lagi sekalian ambil koper besar setelah semua teman masuk kamar.





Budapest hari ini dalam kondisi sejuk 18'C dan malam hari 16'C .Sementara waktu Sholat subuhnya Jam 03.38 .Jadi habis tahajud lansung Subuh.Karena kami harus berpindah pindah kota dan negara jadi selalu monitor jadwal sholat dan suhu kota yang kami dilewati.Sehabis subuh kami tetap bebenah masak untuk persiapan bawa makan siang d malam di jalan.Subuh nan dingin membuat saya harus menyeduh makanan favorit selama perjalanan..mie seduh.slrupppps...
Hotelnya bagus,resik dan malah kami di sini  mendapatkan Breakfast tiap pagi
(2x Breakfast).Alhamdulillah  menu lengkap  dengan minuman hangat di pagi eropa yang dingin.
Sementara info teman" yang di Hotel Luna hampir semua merasa kecewa dengan kondisi Hotel yang sudah tua dan terkesan angker.Mereka harus turun naik tangga sambil geret koper besar bahkan ada kamar mereka yang tidak punya Heater/AC.Duch harus pasrah karena kadang kadang ini tergantung faktor luck saja.Kami di Hotel Diana Club cukup bernafas lega tidak ada yang protes kecuali lift kecil itu masih bisa ditolerir.

Habis breakfast jalan jalan pagi seputaran Hotel kami menemukan mini market bila akan membeli kebutuhan masak atau pernak pernik emak emak.
Hari ini kita akan melakukan city Tour Kota Budapest.
Berada di Budapest sudah menggunakan mata uang yang berbeda namanya Forin(Huf).
1 Forin(Huf) sekitar Rp 55,- 
Destinasi Yang akan kami kunjungi al:
-Budha Castle
- Matthias Church
-Chain Bridge
-Holocaust Shoes Memory
-Hungarian Parliament
-City Centre
-Thermal Bath
-Hero Square
Sehabis breakfast saatnya kami mulai Budapest City Tour.
Baru saja beberapa saat mengitari Kotanya sudah terlihat cantik dan dipenuhi bangunan bangunan sejarah dan pemandangan yang spektakuler indahnya.
Budapest merupakan ibukota Hongaria yang sangat cantik  dan merupakan kota yang menyimpan situs-situs bersejarah yang diakui UNESCO. Budapest merupakan gabungan 2 kota yang dihubungkan oleh sungai Danube yaitu Kota Buda dan Kota Pest.Sungai Danube merupakan sungai yang sangat panjang hampir melewati 10 negara di eropa..wow panjang ya.
Sebelum kami mencapai Matthias Church kami melewati toko toko cendera Mata Budapest.Beberapa toko cendera mata khas Budapest terlihat hand made bordiran khas dari baju,taplak meja,rok,gaun .Terlihat juga cabe cabe kering menjadi hiasan toko pernak pernik Budapest.
Matthias Church

Gereja Mathias bila dalam Bahasa Hungaria Mátyás-templom  

Gereja Roma Katholik yang berada persis di depan Fisherman 's Bastion .Gereja yang  awalnya dibangun  th 1055 sangat indah dan cantik dengan gaya yang gothic membuat kami terpesona akan keindahannya.Gereja Mathias merupakan gereja yang tertua di Budapest bahkan menjadi saksi saat Raja Raja Hungaria dinobatkan di sini.Bahkan menurut sejarah Gereja ini pernah dijadikan Mesjid saat pendudukan Ottoman Turki di Hungaria.Saat berada di Fisherman kami masih dapat menikmati keindahan Gereja Mathias dari posisi atas.
Saat berada di Fisherman kami masih dapat menikmati keindahan Gereja Mathias dari posisi atas.
Fisherman 's Bastion
Bila ingin menikmati keindahan Kota Budapest dari 2 sisi bisa dinikmati dari ketinggian diatas Fisherman's Bastion.Inilah salah satu posisi terbaik dalam menikmati panorama Kota Budapest.Berada diketinggian Puncak Castle Hills di sisi timur sungai Danube.
Fisherman's Bastion dulunya merupakan perkampungan nelayan maka disebut Fisherman Bastion atau Benteng pertahanan Nelayan sebelum dibuat teras menghadap ke sungai Danube.Bangunan ini dibangun th 1895-1902 dengan 7 menara yang menghiasi bangunan indah ini.
Kami harus membeli tiket dulu untuk melihat panorama indah Budapest dari sisi Kota Buda.Fisherman merupakan bangunan dengan gaya arsitektur neo Gothic dan Romawi baru.Begitu indah dengan warna putih nan anggun.
 Kami menikmati keindahan panorama Budapest nan memukau dari teras Fisherman.Dari seberang Sungai Danube di sisi Barat terlihat Parliament Building yang berada di sisi Kota Pest.Tak lepas lepas mata memandang ke arah sungai Danube yang indah dengan bangunan bangunan berarsitektur gothic berada di sekitar panorama yang kami lihat.Kita juga bisa menggunakan teropong yang juga disediakan di teras Fisherman.


Tidak jauh dari Fisherman Bastion pas turun di sisi kirinya kami menemukan Kedai kopi terkenal Star---- untuk membeli cendera mata thumbler yang rutin di cari para traveller.
Usai perjalanan kami ke 2 destinasi ini untuk melanjutkan perjalanan ke The Chain bridge.
  The Chain Bridge (Szèchnyi IstvĂ n tèr)
The Chain Bridge atau jembatan rantai gantung menjadi ikon Pariwisata yang sangat terkenal di Budapest.Jembatan yang menghubungkan 2 kota Buda(sisi Timur ) dan Pest(Sissi Barat ) dan berada diatas sungai Danube .
Chain bridge dibangun th 1849 dengan panjang 375 m dengan lebar jembatan 14.8 m.Jembatan yang dikawal oleh sepasang patung Singa Raksasa membuat jembatan ini menjadi lebih unik .Berbahan batu alam permanen dengan rantai raksasa menghiasi jembatan indah dan megah ini.
Bila kita berada di Kota Buda maka terlihat jembatan berada di bawah  kaki Kastil Buda.
Kami berada di jembatan ini siang hari dan matahari bersinar  jadi lampu kelap kelip dari Castle Budha dan jembatan belum terlihat.Bila malam hari chain Bridge lebih megah dan fantastik lagi lho.
Jembatan ini juga mempunyai jalur kecil kiri kanan untuk yang terpisah dari jalur utama yang diperuntukan khusus pejalan kaki sehingga bila kita melewati jembatan ini tidak akan mengganggu arus lalu lintas yang berseliweran melewati Jembatan.
Sementara dari atas kami melihat Sungai Danube juga dihiasi kapal kapal pesiar untuk Cruise Tour melihat keindahan Kota Budapest dari tengah Sungai Danube.
Holocaust Shoes Memory
Setelah menikmati keindahan Chain Bridge kami menyusuri tepian Sungai Danube disiang yang lumayan terik angin kecang sesekali menerpa tubuh kami di siang Budapest.
Sambil menyusuri keindahan tepian Sungai Danube kami juga akan menuju lokasi dimana di sana  terdapat deretan patung patung sepatu..Patung Sepatu??...hah apa menariknya yaa..
Deretan patung Sepatu itu terdapat di sisi Timur Pest yang terbuat dari Perunggu  dan menempel di tanggul sungai.
Berbagai jenis sepatu terdapat di sini seperti terlihat benar benar bekas sepatu orang jaman dulu yang tercerai berai tanpa bertuan.
Adakah sejarah yang unik di balik patung patung sepatu ini.Dulu saat Perang Dunia II banyak orang orang Yahudi yang ditembak ditepi Sungai Danube dan disuruh melepaskan sepatunya kemudia jasadnya sehabis ditembak jatuh ke sungai dan di seret arus sungai yang deras.Begitu banyaknya orang Yahudi yang ditembak mati di tepi sungai ini membuat begitu banyak sepatu tidak bertuan terlantar di tepian sungai yang berada di Lokasi Promenade.


Deretan sepatu ini terbuat dari perunggu dan besi dengan warna nyaris seperti sepatu yang puluhan tahun tidak digunakan.Ide tercetus dari Can Togay dengan pembuat patung  Gyula Pauer th 2005 dimana hampir 3500 terbunuh disini .



Banyak wisatawan yang meletakan bunga,lilin bahkan ada yang berdoa disini Sekedar untuk foto foto untuk bukti kalau kita sudah berada di tepian sungai Danube.Ikut merasakan peristiwa tragis di zaman PD II tsb .Sambil melihat panorama cantik gedung gedung cantik di sisi Sungai Danube. -Hungarian Parliament
Berada tidak jauh dari Tepian Sungai Danube kita bisa berjalan kaki menuju Gedung Parliament .Gedung ini sangat  istimewa berada di daerah Lajos Kossuth Square di daerah Pest .Gedung Parlemen yang sangat megah dan salah satu gedung Parlemen tertua di Eropah.
Sambil berjalan menyusuri sungai Danube sambil menyebrang jalan kami mulai memasuki area Gedung Parlemen yang megah.Dari jauh saja sudah sangat megah apalagi bila kita mendekat dan terus menyusuri sisi depan gedung.

Tadi pagi kami hanya melihat dari kejauhan saja sekarang saatnya kami explore Gedung Parlemen Hungaria yang sangat cantik dan megah.Gedung Legislatif paling tertua di Eropa.Sehingga sampai sekarang tetap dilestarikan dan menjadi salah satu objek wisata bila kita berada di Budapest.
Kebetulan saya dan Mbak Peny hari ini pas menggunakan Batik Indo yang sangat cocok dengan latarbelakang gedung megah Legislatifnya Hungaria.




Kami sampai persis di depan gedung Parlemen saat baru mulai terjadi pergantian pengawal pasukan bersenjata gedung Parlemen.Penampilan pasukan yang rapi,tertib dan pasti guanteng guanteng total membuat kami terpana dan terpesona menikmati adegan langka ini .Berada disuatu negara Eropa Timur dan menyaksikan lansung parade pergantian pasukan pengamanan gedung Parlemen membuat berkah dan rezeki bagi kami.
Sambil menikmati dan membuat video nya sampai pergantian usai baru kami kembali ke Bus .
Hero Square (HĹ‘sök tere)
Kami melanjutkan perjalanan ke sebuah tempat yang juga menjadi tujuan wisata.
Apalagi free dan dicapai dengan mudah berada di tengah alun alun utama Kota Budapest.Berada di Taman City Park Budapest.
Heroes Square menjadi monumen bersejarah buat bangsa Hungary sebagai Millenium Memorial yang dibangun th 1896 dibangun untuk menghormati jasa para Pahlawan mereka.
Terlihat setiap patung yang menghiasi monumen penuh makna dan arti.
Kami sampai disini cuaca panas dan terik matahari Budapest lumayan terang sehingga beberapa teman enggan untuk turun dari bus.
Setelah dari Heroes Square saatnya kami city centre untuk menikmati suasana kota Budapest dan berburu souvenir Budapest.
CITY CENTRE
Setelah dari Heroes Square saatnya kami city centre untuk menikmati suasana kota Budapest dan berburu souvenir Budapest.
Edisi berikutnya saya akan cerita betapa hebohnya kami saat ketemu hand made special Budapest yang kece badai.
Yuk simak terus ya....


tobe continued