Halaman

Rabu, 09 April 2014

MENIKMATI KESEJUKAN SUASANA FLOATING MARKET LEMBANG


(22 MARCH ’14)
Perjalanan kami kali ini bersama dengan Ibu Ibu Pengajian Ummahatusholeha Harapan Indah yang sepakat  berangkat Sabtu( 22 Marc'14) pagi Jam 6.00.Kita kumpul di Bunderan Stainless steel HI.Dijemput Syauqi dan  Syifa yang dianterin sama Papanya.Kami berangkat 4 org beserta Bunda Syauqi.Dengan menggunakan Bus kapasitas 30 org Jam 06.07 WIB kita beranjak dari HI menuju Toll Bekasi barat.

Cuaca cukup gelap saat kami berangkat.Tak lupa berdoa yang dipimpin oleh Ketua MTUS Bu Nurlaila Abbas.Rencana awal akan di temani Ustadzah Nurlaila Rauf batal karena beliau kurang sehat.

Cuaca mendung yang berakhir juga dengan turunnya hujan cukup lebat selama perjalanan.Hasil diskusi dengan panitia awalnya kita akan melewati Subang menuju Ciater dibatalkan .Ternyata  sudah sepakat dengan sopirnya kita melewati Toll Cipularang menuju Lembang exit di Toll Pasteur Bandung.Dengan kondisi jalan hujan lebih baik melewati Toll Cipularang saja.

Bekal Sarapan pagi kali ini  Box Nasi Goreng 2 rasa dari Mama Ayu.Nasi Goreng biasa dan Nasi Goreng Cabe Ijo..Siap dibagi bagikan Mm Resti ke peserta .
Mampir di rest Area KM 88 Cipularang untuk Toilet Stop sebentar untuk kembali menikmati  suasana Toll Cipularang yang mulai ramai,lancar.


Bus yang kami gunakan  nyaman,dengan fasilitas Karaoke Music, Coffee Maker membuat suasana cukup meriah.Berbagai snack,permen,kue saling dbagikan .Membuat  kita selalu kenyang jadinya.
Jam 08.45 kita sudah exit Toll Pasteur menuju Destinasi pertama Tangkuban Perahu.
WISATA TANGKUBAN PERAHU
Tidak lengkap rasanya bila menuju Lembang tidak mampir ke Objek Wisata satu ini.Berada di daerah Cikole Lembang ,Bandung Utara .Cuaca yang masih gerimis sampai kami di Pintu masuk  Wisata ini.

Akses Tangkuban Perahu
Rute jalan untuk sampai di kawasan obyek wisata Gunung Tangkuban perahu adalah melewati exit  Tol Pasteur, dilanjutkan ke Jl. Dr. Djunjunan - lanjut ke Pasirkaliki - melewati Sukajadi - Setiabudi - Lembang lalu sampai ke lokasi Tangkubanparahu (Gerbang Atas).

Bila keluar melalui Exit  Tol Padalarang (via Cipularang), bisa ambil arah ke Cimahi lalu belok ke kiri melalui Jl. Kolonel Masturi, lalu terus saja ikuti jalan Kolonel Masturi hingga ujungnya (melewati daerah kecamatan Cisarua dan kecamatan Parongpong, Kab. Bandung Barat), lalu saat bertemu pertigaan Jl. Raya Lembang, belok kiri dan terus saja ikuti jalan melewati markas Brimob dll, sekitar 1 kilometer lagi akan sampai di Gerbang akses ke wisata kawah Tangkuban Perahu (kiri jalan).


Dengan membayar ticket Masuk 17 rb/ orang akhirnya kami sampai di Pool Bus Pariwisata  untuk kembali menggunakan kendaraan transit ELF  menuju Kawah Ratu Tangkuban Perahu. 

Bila menggunakan Mobil Pribadi kita bisa lansung menuju atas  parkir di pinggir kawah Ratu.Tapi karena menggunakan Bus dengan kapasitas 30 org atau lebih akhirnya kami harus masuk area parkir Bus.

Sambil menunggu kumpul dan ELF membawa kami ke atas Kawah. Banyak penjual keliling disini  dari Masker, Kupluk, Makanan ,Minuman.



Sembari menyerbu Toilet karena cuaca dan udara yang dingin.Sambil Foto bersama di area centre point .


Yukks simak yaa..
Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari.


Legenda rakyat
Asal-usul Gunung Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang, yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu.

Gunung Tangkuban Parahu ini termasuk gunung api aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawahnya masih menunjukkan tanda tanda keaktifan gunung ini. Di antara tanda aktivitas gunung berapi ini adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunungnya, di antaranya adalah di kasawan Ciater, Subang.

Keberadaan gunung ini serta bentuk topografi Bandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di setiap sisinya menguatkan teori keberadaan sebuah telaga besar yang kini merupakan kawasan Bandung. Diyakini oleh para ahli geologi bahwa kawasan dataran tinggi Bandung dengan ketinggian kurang lebih 709 m di atas permukaan laut merupakan sisa dari danau besar yang terbentuk dari pembendungan Ci Tarum oleh letusan gunung api purba yang dikenal sebagai Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu merupakan sisa Gunung Sunda purba yang masih aktif. Fenomena seperti ini dapat dilihat pada Gunung Krakatau di Selat Sunda dan kawasan Ngorongoro di Tanzania, Afrika. Sehingga legenda Sangkuriang yang merupakan cerita masyarakat kawasan itu diyakini merupakan sebuah dokumentasi masyarakat kawasan Gunung Sunda Purba terhadap peristiwa pada saat itu.

Kendaraan transit ternyata harus bayar lagi per orgnya Rp 7 rb. Diluar dugaan Panitia sehingga panitia harus membeli ticket lagi sementara kami sudah duluan naik keatas .
 Beberapa Kawah terdapat di kawasan ini:
1. Kawah Ratu
Kawah Ratu langsung terlihat dari atas dengan pembatas pagar kayu untuk mencegah pengunjung terjatuh. Melihat dalamnya kawah, dinding-dinding kawah dan asap yang masih keluar dari kawah ini menciptakan pemandangan yang menggetarkan hati. Tanah di sekitar Kawah Ratu umumnya berwarna putih dengan beberapa batu belerang berwarna kuning. Batu-batuan dan suasana kering dan gersang terasa di kawah ini. Anda dapat mencoba mendaki ke daerah yang lebih tinggi jika ingin melihat kawasan Kawah Ratu secara menyeluruh.

2.Kawah Upas

Kawah Upas terletak di sebelah Kawah Ratu. Tetapi, untuk dapat melihat kawah ini harus melalui medan yang berbahaya, Anda harus melewati jalan yang berpasir untuk mencapai kawah ini. Maka, sangat jarang pengunjung yang datang melihat kawah ini. Bentuk Kawah Upas berbeda dengan Kawah Ratu. Kawah Upas lebih dangkal dan mendatar.

3. Kawah Domas
Kawah Domas terletak lebih bawah daripada Kawah Ratu. Jika Anda datang melalui jalan baru, Anda akanmenemukan pintu gerbang menuju Kawah Domas terlebih dahulu sebelum menuju Kawah Ratu. Jika pada Kawah Ratu Anda hanya akan melihat kawah dari kejauhan, pada Kawah Domas, Anda dapat lebih dekat dengan kawah. Bahkan, Anda dapat mencoba merebus telur dengan memasukkannya ke dalam kawah. Jika Anda inginmelihat Kawah Domas melewati jam 16.00 WIB, Anda diharuskan menggunakan jasa pemandu wisata.
Rombongan kami yang pertama menuju Kawah Ratu terlihat kedinginan diterpa angin kencang dan juga gerimis . Sambil foto” narsis diantara deretan pagar” kayu pembatas kawah.





Banyak kami temukan penjual berbagai souvenir dari topi kupluk,syal, tas,topi bulu.Dan berbagai penjaja keliling acesoris gelang, kalung.Serta Penjual makanan dan minuman hangat .Kita juga dapat menunggangi kuda untuk mengitari areal sekeliling kawah ini.Benar” dingin menusuk tulang apalagi tidak biasa kena udara dingin.Masih sempat keliling sebentar sebelum hujan kembali membasahi areal wisata ini.
Cuma sebentar disini menikmati keindahan dan kesejukan Kawah Ratu kami kembali ke Pool ELF.Ternyata rombongan ke-2 hanya menunggu kami disini tidak sempat naik keatas.
Sayang juga gak foto bersama deh…
Perjanjian  30 menit mampir dsini jadi molor 1 jam.Akhirnya Jam 10.50 WIB kita baru berangkat ke Floating Market.Di perjalanan sempat chatting  dengan Bu Ria Prio mantan penghuni Anggur yang sudah pindah dan menetap di Lembang.Beliau kangen untuk ketemu mantan tetangganya di H Indah.Sambil janjian di Floating Market dan dia juga bawa Ole” Buah Lembang..Asiikk..
Melewati Jalan Lembang menuju Floating Market kita harus melewati Pasar Lembang dulu untuk bisa sampai di Floating Market.





 FLOATING MARKET LEMBANG
Jl. Grand Hotel No. 33E
Lembang, Jawa barat
+62708 888 81
Kodepos 40391



Jam Buka: 8.00 - 18.00 WIB

Berada tidak jauh dari Pasar Lembang sekitar 500 m melewati Jl Grand Hotel.
Kawasan wisata ini sudah pernah saya datangi waktu acara QC ke Ciater
Floating Market Lembang, merupakan Taman wisata yang dibangun di kawasan Danau Situ Umar, letaknya persis  di belakang Grand Hotel Lembang, karena jalannya searah kita harus memutar melewati pasar Lembang dan kembali ke arah Bandung melalui jalan searah Jl. Grand Hotel. Jarak dari pasar Lembang tidak sampai 500 meter, dan sebenarnya sejak kita masuk ke area Lembang sudah banyak rambu-rambu yang menunjukan arah ke Floating Market Lembang.
Sedikit kemacetan akan terasa ketika masuk ke area pasar Lembang.Gerimis masih membasahi Bumi lembang. Bus parkir sambil kita masuk lewat Pintu Gerbang Floating sebuah Pendopo kayu dengan mengambil ticket dari Panitia Bu Hj Loso per org dengan Ticket Rp 10.000 .Free Welcome drink ada Capuchino,Milo,Coffe Latte ,Lemon Tea  tinggal order.
Sambil antri ambil welcome drink kita sudah diinfo untuk menuju  Rumah Joglo I pintu masuk belok kiri persis No 1( tertulis “Reservasi an Bu Loso”)…
Karena Group kami sudah pesan Paket sehingga  masuk sudah diinfo untuk lansung ke Rumah Joglo I.
Alhamdullilah suasana sudah berhenti hujan .Sambil istirahat di dalam dan depan Jogo menikmati keindahan udara Lembang dan suasana Floating siang ini nan sejuk sambil menyeruput Coffe Latte  hangat..slurrppp.
Info dari Floating Market(webnya..)
Paket Makan Siang di Floating Market untuk rombongan

Paket makan siang khusus rombongan min 30 Pax untuk berbagai acara baik acara kantor, club, perkumpulan atau keluarga dengan nuansa berbeda yaitu pasar terapung. Bagi sebagian orang yang telah melanglang buana mungkin saja ini bukan hal yang luar biasa namun banyak sekali orang yang belum pernah merasakan sensasi kuliner dengan nuansa seperti ini. Tentunya akan menggugah rasa dan keinginan untuk mencobanya bukan, ya tentu saja hal ini akan membuat semua peserta akan mendapat kenangan tersendiri dan anda sebagai pembuat acara akan merasa bangga karena semua peserta tampak puas dengan acara yang belum pernah mereka rasakan.

Floating Market menawarkan paket makan siang untuk rombongan dengan minimal peserta 30 orang sbb:
Paket Silver @Rp. 98.500/Pax (Minimum 30 Pax)

NO

MEDIA

KETERANGAN

1

Tiket Masuk

Welcome Drink

2

Paket Lunch

Prasmanan

3

Coffee Break

1 minuman hangat dan 2 snack (choice)
Paket Gold @Rp. 127.500,- (Minimum 30 Pax)

NO

MEDIA

KETERANGAN

1

Tiket Masuk

Welcome Drink

2

Paket Lunch

Prasmanan

3

Coffee Break

1 minuman hangat dan 3 snack (choice)

Menu Timbel untuk Makan Siang

No

Menu Paket Silver

Menu Paket Gold

1

Nasi Timbel

Nasi Timbel

2

Ayam Goreng/Bakar

Ayam Goreng/Bakar

3

Sayur Asam

Pepes Ikan Mas/Pepes Ayam/Gepuk

4

Tahu Goreng

Sayur Asam

5

Tempe Goreng

Tahu Goreng

6

Ulukuteuk Leunca

Tempe Goreng

7

Ikan Asin

Ulukuteuk Leunca

8

Lalap

Ikan Asin

9

Kerupuk

Lalap

10

Sambal

Kerupuk

11

Air Mineral Water 600 ml

Sambal

12

-

Air Mineral Water 600 ml

 Minuman & snack

No

Minuman

Snack Manis

Snack Asin

1

The

Kue lumpur

Pastel

2

Kopi

Bika Ambon

Risoles

3

Bandrek

Pukis

Gehu

4

Bajigur

Carabikan

Lemper

5

Es Buah

Pisang Goreng

Tahu Goreng

6

-

Kacang Rebus

Kroket

7

-

Nagasari

Urab Singkong

8

-

Cente Jagung

Ubi Rebus

9

-

Cente Manis

Singkong Goreng

10

-

-

Tempe Mendoan

11

-

-

Tahu Pedas


Kami sudah order Paket Silver sesuai kesepakatan dr awal saat diskusi panitia.
Setelah dibuka dengan kata sambutan oleh Ketua MTUS Ibu Laila Abbas.Berhubung sedianya Ustadzah akan ikut karena kurang sehat maka Acara jadi free tanpa Siraman Rohani dari beliau.
Berhubung Makan Siang Prasmanan sudah sedia dan waktu juga sudah hamper jam 12.00 siang maka kami putuskan untuk Makan siang dulu.Sholat dan Acara Picnic di sekitar area Floating Market Habis makan akhirnya Bu Ria Prio datang sendirian ..ihh kirain dikawal sang Arjuna ternyata dia sendirian aja.Saling melepas rindu dan cerita heboh karena sudah lama gak ketemu dengan Warga H.Indah.Beberapa ada yang gak kenal karena warga 10 thn terakhir di H.Indah …pantess














Sebahagian Ibu” ada yang sholat gantian karena Musholla cukup kecil   berada di Samping kiri Joglo kami.Ditempat lain juga tersedia beberapa Mushola bahkan ada Musholla terapung ditengah” Danaunya.
Foto” Narsis pastinya.Setelah melepas rindu kami diberi waktu  free menikmati keindahan Floating Market ,mencoba permainan sekitar Danau .Ada Kolam Angsa, Miniatur Floating Market. Taman” nan asri serta pendopo” besar atau kecil seputaran Floating Market.Bisa dipakai oleh group besar atau keluarga kecil juga bisa.Terlihat restaurant serta toko” souvenir siap menanti untuk dikunjungi.



Sayang sekali Rock Garden dan Taman Kelinci sedang dalam perbaikan sehingga kita tidak dapat menikmati Tamannya saat itu.

Menuju ke perahu” sekiatar 46 perahu yang berisi berbagao Macam Kuliner siap menanti untuk dicoba dengan menukarkan Koin berupa Koin 10.000 dan 5.000 kita dapat bebas memilih kuliner yang akan dcoba.

Begitu antusiannya Syifa dan syauqi tukar koin sambil beli Potatoes Twist.Beragam kuliner terlihat seperti Sate Ayam,Sate Boentel kambing Muda,Kupat tahu,Bubur Ayam, Lontong Kari+Tahu,Pisang Goreng,mendoan .Wah banyak banget dech…
Sambil makan Potatoes twist nemu bayi Turki ganteng abiezz dech..Ibu sm PPnya sibuk foto” narcis..bayinya kita ajak foto aja dech…

Akhirnya persis dibelakang area Floating kami menemukan wahana,sepeda air, Kano,Kereta Air .Karena kami rame”  maka pilihan jatuh ikut Kereta Air di Dermaga 1.Kereta air dengan 4 kereta yang ditarik berbarengan mengitari Danau.Dengan biaya per org rp 20. Rb ( 2 koin ) kami akhirnya antri menunggu giliran untuk bisa barengan naik.



Selama mengitari Danau Situ umar terlihat banyak bangunan”terapung artistic sepanjang tepian Situ dengan style Chinnese,Eropa,Sunda,Saung” yang bisa disewa untuk acara .

\


Saatnya Bu Ria pamit karena sudah sore dan kita juga siap” melanjutkan perjalanan ke Bandung.Tak lupa foto” perpisahan dengan beliau dan titip salam buat Pak Prio Gunawan  dan Brondong” ganteng (Dana,Danu).
Tks ya Bu Ria  ole” Buahan Lembangnya yg sudah dititipin di Bus…

Waktu sudah menunjukan Jam 16 kita siap” untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandung dengan Tujuan Factory Outlet sepanjang Dago dan Jl Riau.
Sampai Magrib di Dago dan mampir di Kartika Sari Dago untuk beli ole” Bandung.

Box Makan malam sudah dikirim oleh Nasi Ampera Dago sehingga kita tidak perlu mampir lagi makan di restaurant.
Setelah dari Jl Riau puas belanja belanji para Ibu” maniak shopping.Waktunya pulang menuju Toll Pasteur via Cipularang.
Alhamdullilah akhirnya kita sampai di Bunderan Stainless steel HI Jam 22.00 malam molor 1 jam dari prediksi Panitia.
Berakhir sudah perjalanan kami dengan Para Ibu” Ummahatusholeha.Berharap lain waktu ustadzah or Ustadz dapat ikut serta diperjalanan Wisata Rohani lain waktu.


Wassalam,
Dewan Penasehat MTUS Anggur H Indah

2 komentar: