Halaman

Senin, 11 Mei 2015

WISATA BUDAYA KUBURAN TUA RAJA SIDABUTAR LEGENDA RAJA SAMOSIR..EDITON 10

Setelah asik menikmati alunan dan tari Patung Sigale Gale yang menghipnotis kami.Perjalanan dilanjutkan menuju Objek Wisata Budaya Sebuah Komplek Kuburan Tua Raja Sidabutar yang terletak masih dikawasan Desa Tomok.

 3. MAKAM TUA RAJA SIDABUTAR TOMOK



SELAMAT DATANG DI OBJEK WISATA MAKAM TUA RAJA SIDABUTAR TOMOK” Mari kita wujudkan 4S “SENYUM,SAPA,SALAM,SENTUH” Samosir Negeri Indah kepingan Surga demikian Poster besar Visit Samosir 2014-2015 terpqampang besar saat kami memasuki areal Makam tua Raja Sidabutar.

Sebenarnya tidak terlalu istimewa sekali di komplek pemakaman ini kecuali kompleks ini diisi oleh kuburan Raja dan permaisuri yang pernah berkuasa di Samosir. Raja Sidabutar merupakan orang pertama yang menginjak kaki di Samosir.Makam ini sudah berumur hampir 460 th lamanya.Semasa hidupnya Raja Sidabutar sudah mempersiapkan Makam dengan memakai tukang pahat dan dibuat dengan memakai upacara khusus.Ukiran kepala yang paling besar Makan Raja Sidabutar,ukiran kepala diujung satu lagi Permaisuri Boru Damanik beberapa Panglima Raja Guru Saung Lang Meraji.


Raja Sidabutar sangat sakti dengan rambut panjang dan gimbal.Menurut khabar bila rambutnya dipotong maka hilanglah kesaktian Raja Sidabutar,Pada saat raja Siodabutar meminang permaisuri Bore Damanik ia harus mempunyai mahar 2 ekor gajah yang harus dicari sampai ke Aceh oleh Panglima Lang Meraji.Kedua patung gajah juga diletakkan disamping kanan dan kiri makam .Tanda hewan itu punya symbol tersendiri buat raja.


Sementara bangunan makam dipojok kanan dengan tanda Salib dibawahnya  merupakan Raja ketiga Solompoan Sidabutar yang sudah memeluk agama Nasrani.Sementara raja sebelumnya menganut aliran kepercayaan Parmalim yang terlihat dari pahatan pahatan di makamnya .

mecikoblogspot
Berada di pemakamam tua dengan dinaungi pohon besar rindang yang mungkin sudah berumur ratusan tahun menambah suasana sedikit ngeri ngeri sedap di sini.

Makam dirawat oleh penjaga makam dan juga sekaligus menjadi pemandu wisata  kisah Raja Sidabutar.

Masuk makam tidak dipungut biaya tapi hanya butuh uang konstribusi .

Perjalanan kami lanjutkan menuju Museum Batak Tomok.

4.MUSEUM BATAK TOMOK


Bangunan museum ini persis seperti rumah adat batak Bolon dengan ornament warna Merah,hitam dan putih khas Batak.Kami juga harus mengisi kotak restribusi per org Rp 5000. Tapi sepertinya gak konsisten serelanya saja.
Di dalam Museum terdapat pernak pernik ,Kain ulos dan juga pahatan –pahatan patung, ukiran kayu ,benda” tradisional yang digunakan zaman dahulu oleh penduduk Samosir.Puas melihat aneka ragam isi museum saatnya kami merasa lapar .Untung saja di depan museum terdapat pohon rindang yang mempunyai tempat duduk meja untuk rehat sejenak.Seijin anak penjaga warung minum samping museum kami bisa makan bersama disini.Alhamdullilah tak lupa para krucil bolak balik beli minuman di warung mereka.

Jadi ingat saat habis makan dan nyantai” tragedy Kaca Mata DaRib dirampas Monyet peliharaan museum.Berbagai cara untuk bujuk Monyet tetap gak bisa diambil.Akhirnya terpaksa pemilik dan juga pengawas Museum turun tangan untuk melepaskan kaca mata Darib dari pegangan hewan jinak” cerdik ini..Sayang tragedy ini tidak tertangkap camera …hikss…

Setelah puas dan perut kenyang perjalanan kami berakhir melewati Pusat Cendera Mata dan souvenir Tomok.Beberapa anggota keluarga mendapatkan souvenir yang dicarinya.

Sementara Saya dan Tante Lucy lebih tertarik beli ikan asin dari Danau Toba seperti Ikan Bilih dan Ikan Gurami yang sudah dikeringkan.Harganya murah kok sayang kami tidak beli banyak.

Semakin siang setelah beli Gorengan,Kacang rebus dan berbagai penganan kecil di Dermaga Tomok akhirnya Ferry kami datang setelah kami hubungi.

Perjalanan ke Pulau Samosir berakhir setelah kami kembali menuju Villa Ajibata dengan selamat.,lancar dan puas mengelilingi Desa Wisata Tomok yang sangat terkenal di Pulau Samosir.Masih bisa menikmati suasana senja yang indah di tepi danau toba....



tobe continued


Tidak ada komentar:

Posting Komentar